Why Your Child Probably Doesn't Have Speech Delay

Ming from Agents of Speech explains why speech delay is often misdiagnosed and how to tell speech problems from language problems. Parents learn to teach communication through gestures, simplify tasks, cut screen time, and know when to see a speech therapist versus an occupational therapist or psychologist.
Chapters
Topik.
Hari ini adalah kenapa kemungkinan anak-anak sebenarnya tidak memiliki keterlambatan bicara. Ini yang akan kita bicarakan.
Pertama sekali, mengapa delay berbicara adalah diagnosis yang salah sebagian besar waktu?
Pertama-tama, kenapa speech delay seringkali menjadi diagnosa yang salah?
Yang kedua, apa yang bisa kita lakukan tentang itu?
Yang ketiga, pentingnya mengajarkan komunikasi.
Dan apa yang tidak boleh dilakukan?
And number five, the last part is that we will answer your Q&A's.
Nomor lima, yang terakhir, kita akan menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda.
Alrighty, let's jump right in.
Mari kita lihat yang selanjutnya.
So, I mean you guys have heard a lot about JCI so far, I just want to thank JCI Medan for hosting this.
Anda pasti sudah mendengar tentang JCI Medan, dan saya hanya mau berterima kasih pada JCI Medan sudah mengedakan acara ini.
Yup, and It's my pleasure to help out and I think that this topic is very important in Indonesia as a whole.
Saya sangat senang sekali saya membantu dan saya pikir topik ini sangat penting bagi Indonesia.
Cool stuff. So I'm just going to talk a little bit about myself so you know who I am.
Saya akan memperkenalkan sedikit tentang diri saya.
So I've been working with children who are SEN, Special Education Needs, since 2014.
Saya sudah bekerja untuk anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus sejak tahun 2014.
So, if you have any questions about, you know, your child being ABA or other therapies, you can ask me.
Jika Anda memiliki pertanyaan terkait anak Anda, misalnya tentang ABA atau yang sejenisnya, Anda bisa menghubungi saya.
Because I didn't write it here, but I started off my journey as an ABA therapist.
Saya tidak menulisnya di sini, tapi saya memulai perjalanan terapi saya, terapis saya, sebagai terapis ABA. Setelah itu saya mendapatkan magister di terapi bicara, terapi wicara. Dan saya terdaftar di asosiasi terapi wicara Hongkong.
Dan.
Yang terakhir, saya mendirikan agent of speech, dimana saya mengajarkan orang tua-orang tua melalui internet. Itu semuanya yang saya. Sekarang mari kita berbicara tentang kenapa Anda.
Mengikuti Untuk apa berbicara sebenarnya?
Hal-hal yang saya mau Anda jauhkan dari sesi ini adalah, jauhi ketika setelah mendengar sesi ini adalah.
Jadi setelah sesi ini.
Anda akan memiliki mindset yang benar, mindset yang tepat. Itu artinya saya tidak akan mengajarkan Anda teori atau aktivitas atau tugas tertentu. Saya tahu bahwa di Asia Tenggara, ketika.
Orang tua mulai berbicara, Ke seringan.
Para pembicara akan membahas tentang teori mengapa anak-anak menjadi seperti ini atau menjadi seperti itu. Kita tidak melakukan hal itu di sini, saya hanya ingin mengubah pola pikir Anda tentang beberapa hal.
Please look elsewhere on the internet. There's loads of info there.
Jika Anda mencari informasi yang seperti itu, mohon maaf. Saya tidak akan membicarakannya di sini. Silahkan mencarinya di internet. Ada banyak sekali informasi tentang seperti itu di internet.
Alrighty. So, why speech delay is the wrong diagnosis?
Kenapa keterlambatan bicara merupakan diagnosa yang salah?
In Indonesia, whilst I am here looking.
At assessment reports, Di Indonesia, semenjak saya.
Tinggal di sini dan melihat laporan-laporan assessment, terutama yang di rumah sakit, seringkali hanya ada satu kata di dalam laporannya, dan itu adalah keterlambatan bicara. Apakah Anda menemukan hal yang seperti itu di dalam laporan assessment anak Anda?
Keterlambatan bicara merupakan istilah yang sangat umum dan luas.
Permasalahannya, kata-kata itu tidak menjelaskan apa-apa.
Tentang.
Istilah keterlambatan bicara, ini sebenarnya sesuatu yang kita gunakan di waktu lampau, waktu dulu, dan perlu untuk dimutahirkan, diperbaharui. Karena ketika kita membicarakan keterlambatan bicara, yang kita tahu hanyalah si anak tidak berbicara sebanyak yang seharusnya dia mampu bicarakan. Untuk mengetahuinya kenapa itu salah atau kenapa dia harus tanya salah, kita harus tahu dulu perbedaan antara bicara dan bahasa.
Jadi, bicara adalah bagaimana kita mengeluarkan bunyi dan kata-kata.
Contohnya, di Indonesia, kita punya bunyi huruf R yang sering disebut oleh terapis sebagai trill, yang bunyinya rrrr.
So, when someone cannot do the trill R, we say that it's actually a problem with speech.
Ketika seseorang tidak dapat membunyikan air trill tani, itu yang disebut sebagai gangguan bicara.
Because that is a speech sound.
Karena itu adalah bunyi suara.
So, a lot of children, they might have pronunciation errors.
Banyak anak-anak yang memiliki kesalahan di dalam pengucapan.
Beberapa.
Mungkin mengalami keterlambatan. Beberapa mungkin mengalami gangguan. Contohnya, bunyi S.
Bunyi.
Tersebut tidak bisa dilakukan anak-anak biasanya sampai dia berumur lima tahun. Ketika kita berbicara, ketika tentang bicara, Sorry Ming, can you do it again?
Ketika.
Kita menyatakan bahwa ada gangguan tentang bicara, itu adalah tentang gangguan artikulasi dan pengucapan. Apakah anak Anda pernah mengucapkan sesuatu yang biasanya kita sebut sebagai bahasa alien?
Anda mungkin mengerti bahasa alien itu, tapi.
Biasanya orang lain tidak. Mungkin sudah sedang terjadi masalah bengkuan bengkara. Karena kata-katanya benar, tapi pengucapannya salah. Jadi apa sebenarnya bahasa?
Jadi bahasa adalah segala sesuatu yang Anda gunakan untuk berkomunikasi.
Bisa jadi gerakan, isyarat, atau simbol, atau kata-kata. Itu adalah tentang penggunaannya dan bagaimana menggunakannya untuk menyampaikan ide, Gagasan atau pesan atau hal yang kita inginkan.
Atau.
Kadang-Kadang, sekedar saya menatap Anda dan mengikat tali saya, itu berarti sesuatu. Dan ada pesan di belakangnya. Itu adalah contoh bahasa.
Jadi kedua definisi tersebut berasal dari asosiasi.
Pendengaran dan bicara Amerika.
So now begs the question, what is delay and what is disorder?
Sekarang kita berbicara tentang apa itu keterlambatan dan apa itu gangguan.
Karena kedua.
Istilah ini seringkali digunakan secara bergantian, secara khusus di Asia Tenggara.
Biar kak izinkan saya untuk menjelaskannya.
Jadi terlambatan artinya anak tersebut lebih lambat dari anak-anak lain seusianya.
Tapi.
Patokan-Patokan perkembangannya masih berada di urutan dan tempat yang benar. Jika anak Anda sedikit lebih lambat dari.
Yang lain, He or her language skills might be looking like someone who is younger by a year.
Jadi ketika anak Anda mengalami keterlambatan, bisa saja kemampuan berbahasanya seperti anak-anak yang umurnya lebih muda dari mereka.
So, other than that, what this order means?
Sedangka, gangguan adalah...
Means something is out of order.
Sesuatu yang tidak berjalan semestinya. Kenapa di dalam bahasa Inggris itu disebut disorder, karena tidak sesuai dengan order atau urutannya. Itu artinya, perkembangan anak tidak sesuai dengan urutannya.
So, for instance, if a child can.
Already speak in sentences Contohnya ketika seorang.
Anak bisa berbicara tapi dia masih menarik tangan Anda. Ini terjadi ketika mereka menginginkan sesuatu dari Anda tapi mereka tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya.
They know the sentence structure, but they don't know how to use it when they need to.
Itu artinya mereka tahu bagaimana struktur kalimatnya, tapi mereka tidak tahu bagaimana cara menggunakannya ketika dibutuhkan.
So, nowadays, we are less and less using what we call a delay to label a child.
Jadi, zaman sekarang, para profesional semakin sedikit menggunakan istilah keterlambatan.
Karena.
Arti keterlambatan sebenarnya adalah anak tersebut pada akhirnya akan bisa mencapai level yang.
Diinginkan Itu.
Sebabnya, terapis seperti saya lebih mencoba mencari aman dalam diagnosis kami. Dan kita akan menggunakan istilah lain untuk keterlambatan. Tapi masih ada situasi-situasi tertentu di mana kita masih menggunakan istilah keterlambatan. Tapi itu bukan poin dari pembicaraan kita ini.
Biarkan terapis Anda yang memikirkan hal itu.
Sebenarnya, jika Anda pernah bersama anak yang.
Mengalami gangguan bahasa, Anak-anak.
Ini tidak mengikuti urutan perkembangan yang seharusnya. Mereka belajar tentang sesuatu secara tiba-tiba, di luar hal-hal yang seharusnya sedang mereka pelajari. Tapi, ternyata mereka tidak bisa melakukan hal-hal yang dasar. Contohnya, saya punya satu cerita. Ada seorang orang tua dari Malaysia.
Dia mengatakan bahwa anaknya tidak akan menelepon ibu.
Dia bilang bahwa anaknya tidak mau memanggilnya ibu.
Tapi.
Kemudian anaknya bisa bernyanyi sesuatu di dalam bahasa Korea. Anaknya bisa melafalkan catchphrase atau jargon dari Blackpink yang bunyinya, Blackpink is in the area.
Dia bisa mengatakan Blackpink is in the.
Area, tapi tidak bisa memanggil ibunya dengan kata ibu. Jadi jangan khawatir, saya akan membicarakan kenapa hal itu bisa terjadi.
Saya yakin beberapa dari Anda mengalami hal seperti ini.
Khususnya tentang baby shark dan peppa pig.
Mari kita berbicara tentang diagnosa.
Anda tidak perlu mengetahui semua jenis diagnosa.
Tapi saya ingin mengajari Anda sedikit.
The first one is language disorder or delay.
Yang pertama adalah gangguan atau terlambatan bahasa. Kalau jika Anda pernah menemui hal seperti ini.
Untuk.
Memperbaiki permasalahan ini, yang perlu Anda lakukan adalah menemui terapi wicara.
When you see a language delay or a language disorder.
Dan proses untuk melakukan itu ketika Anda menemui gangguan bicara atau keterlambatan bicara.
You need to expect that a language disorder is something that will take longer than a delay.
Anda perlu mengetahui bahwa gangguan bicara sesuatu yang membutuhkan waktu lebih lama untuk diperbaiki. dibanding dengan keterlampauan bicara.
Itu menurut pendapat saya saja.
Saya melihat hal seperti itu di dalam laporan assessment. Serahkan saja permasalahan ini kepada terapi wicara Anda, begitu Anda mengetahui bahwa masalahnya adalah keterlambatan atau gangguan bahasa.
Sekarang mari kita berbicara tentang gangguan proses sensori.
Di Indonesia khususnya.
Gangguan proses sensori atau.
Yang biasa disebut SPD adalah hal yang sangat populer.
Seringkali.
Saya tidak.
Mengatakan.
Bahwa profesional-profesional disini melakukan hal yang salah atau melakukan pekerjaan.
Yang buruk tapi.
SPD seharusnya didiagnosa dan.
Ditangani oleh terapis okupasi jika Anda.
Mendapatkan diagnosa seperti ini dari rumah sakit carilah terapis okupasi yang profesional dan qualified untuk.
Mengatasi masalah itu mengapa.
Saya mengatakan ini? karena SI tidak seharian menjadi terapi yang.
Berdiri sendiri SI adalah metode terapi itu.
Bukan.
Terapi yang berdiri sendiri. Itu harus dilakukan oleh terapis okupasi. Jika Anda melihat di klinik bahwa SI dilakukan oleh seorang spesialis atau seorang guru, Itu artinya Anda tidak mendapatkan servis yang dibutuhkan oleh anak Anda atau layanan yang dibutuhkan oleh anak Anda.
Dan.
Yang paling penting adalah terapis okupasi mengkonfirmasi diagnosa seperti ini. Itu yang ingin saya rekomendasikan untuk SPD.
Mari kita berbicara tentang gangguan spektrum autisme. Mungkin ini topik yang paling menarik dan.
Banyak orang yang ingin mengetahui tentang autisme.
Jadi, autism spectrum disorder seharusnya, ini disebut ASD, jadi seharusnya didiagnosis oleh psikologi klinis atau pediatris kualifikasi.
ASD atau Spektrum Gangguan Autisme seharusnya didiagnosa oleh profesional psikologis atau pediatrisian peranak.
Setiap.
Negara punya ketentuan yang berbeda tentang diagnosa ASD. Di Amerika Anda bisa mendapatkan diagnosa walaupun anaknya masih berumur 2 tahun.
Di Hong Kong, biasanya menunggu sampai berumur 3 tahun.
Di Indonesia, saya tidak tahu, karena kadang-kadang dokter akan melihat anak untuk beberapa menit, lalu mencurigai ASD segera.
Di Indonesia, saya tidak tahu, karena di sini dokter bisa saja hanya melihat sang anak beberapa menit dan mencurigai bahwa anak memiliki ASD.
Karena di Indonesia sangat jarang sekali guidelines.
Atau panduan mengenai hal ini, mengenai autisme. Permasalahannya kita tidak bisa menggunakan metode assessment yang digunakan di luar untuk orang Indonesia.
Karena Anda dan saya berbicara bahasa yang.
Berbeda, dan budaya kita juga berbeda. Jika saya menggunakan sebuah metode uji dari negara lain untuk orang Indonesia, itu akan menjadi sesuatu yang tidak adil. Gangguan spektrum autisme... Sorry Ming, can you repeat?
I just mean I want to talk more about ASD.
Oke, saya akan berbicara lebih lanjut tentang autisme atau ASD.
The main problem for ASD is actually behavioral problems.
Permasalahan utama dari gangguan spektrum autisme adalah permasalahan perilaku.
That's why the main therapy methods for ASD are ABA, itu kenapa terapi yang.
Utama untuk gangguan autisme adalah terapi ABA.
Dan terapi Wicra ada.
Banyak alasan kenapa orang-orang yang menyintas ASD atau autisme mengalami.
Hal-Hal seperti itu dalam pengalaman saya.
Ada.
Dua alasan yang pertama.
Adalah cara mereka memproses sensory atau indera itu jauh berbeda.
Dengan kita Itu sebabnya.
Kenapa mereka sering merasa kewalahan, kesulitan, atau merasa terganggu dengan masukan-masukan indera atau input yang berlebihan, menurut mereka.
Jadi bayangkan suara kegemaran Anda. Biar saya berhenti berbagi layar dan berbicara. Maaf, agak bingung. Jadi bayangkan, maaf, saya harus berhenti dan coba lagi.
Jadi bayangkan ada sesuatu yang Anda benci.
Ada pisau di pinggan, seperti itu.
Bayangkan bunyi yang Anda begitu tidak suka. Contohnya bunyi mendecit jika pisau yang ditempelkan kepada sebuah plat besi.
Anda.
Tidak akan tahu kira-kira bunyi seperti apa yang tidak disukai seorang penyintas autisme. Katakanlah Anda sering mendengar bunyi yang menyebalkan itu.
Jangankan.
Untuk belajar atau berbicara. Sebagus itu untuk konten tertentu ketika Anda menguasai seperti itu. Itulah kenapa Anda perlu memastikan bahwa hal-hal yang sama. Itulah kenapa kita menggunakan ABA, Applied Behavioral Therapy.
Behavioral modifications are the most important ones for ASD children.
Terapi wicara dan juga terapi okupasi. Tiga terapi itu adalah tiga terapi yang paling penting untuk anak penyintas autisme.
Dan.
Biasanya ketika seseorang menyintas gangguan, gangguan autisme atau gangguan Tourette's syndrome, seperti itu, dan maka sudah bisa dipastikan bahwa akan terjadi gangguan bicara, gangguan bahasa. Karena perkembangan mereka tidak akan sesuai dengan urutannya dan berantakan.
Oke, mari kita kembali ke slide, saya.
Menghabiskan waktu terlalu banyak tentang ASD. Itu karena Anda mungkin bertanya banyak hal tentang itu.
Mari kita lanjutkan.
Gangguan bahasa spesifik. Ini adalah hal yang Anda mungkin temukan pada anak-anak berusia sekolah dasar, biasanya berumur 2-6 tahun.
Orang-orang.
Menggunakan ini karena ada beberapa kata atau bunyi yang menghilang atau tidak jelas.
Maaf.
Disebut specific language impairment karena ada kemampuan spesifik yang menghilang dari seorang anak. Contohnya kemampuan membaca atau kemampuan berbicara dalam waktu yang lama. Jika Anda menemukan hal seperti ini, Anda pasti tahu seperti apa gangguannya, tapi kita tidak akan membicarakan hal itu secara detail. ADHD biasa juga disebut hiperaktif. Saya yakin semua orang sudah tahu atau banyak orang yang sudah tahu tentang itu. Saya tidak akan membicarakannya di sini.
ADHD itu sangat berbeda dengan autisme atau gangguan spektrum autisme.
ADHD itu sangat berbeda dengan autisme atau gangguan spektrum autisme.
Itu hal yang benar-benar berbeda. Jangan sampai tertukar, karena bunyinya hampir sama, ADHD dan ASD.
Jadi, ADHD di antara semua gangguan di.
Sini adalah.
Sesuatu yang bisa diobati secara medis.
Jadi, ini adalah sesuatu yang harus dihati-hati.
Ini yang Anda harus hati-hati.
Jadi ketika sudah bisa diobati secara medis.
Itu tidak berarti bisa disembuhkan.
Tidak ada penyembuh untuk masalah seperti ini yang diketahui secara pasti.
Jika ada seorang anak Saya akan.
Bertanya sebelum memulai terapi, apakah dia sudah meminum obat-obatannya, jadi dia bisa lebih tenang, bisa lebih fokus, jadi pelajarannya bisa diterima dengan baik. Hal yang paling Sering ditemui dari seorang ADHD adalah mereka tidak bisa fokus pada tugasnya.
Itulah.
Satu-Satunya hal yang seorang penyintas ADHD tidak bisa lakukan. Dan aspek medis atau obat-obatan tadi akan.
Membantu mereka secara biologis Dan melalui.
Modifikasi perilaku, kita akan mengajarkan mereka bagaimana menghadapi.
Gangguan tersebut Alright, let's talk about articulation disorders or phonological disorders Sekarang mari kita.
Berbicara tentang gangguan artikulasi atau gangguan bunyi.
Saya.
Yakin tidak banyak yang didiagnosa dengan permasalahan ini atau gangguan ini di seluruh dunia. Biasanya disebut gangguan bicara untuk hal yang seperti ini.
Inilah.
Hal yang saya maksud ketika saya menyebutkan bahwa orang tidak bisa membunyikan atau melafalkan bunyi tertentu. Contohnya, jika seorang anak tidak bisa membunyikan.
Atau melafalkan bunyi S, Seperti.
Salah satu teman masa kecil saya, tidak bisa membunyikan S padahal namanya Stacy. Biasanya dia menyebut namanya Tati. Jadi yang seperti itu. Saya tidak mau berbicara terlalu banyak tentang yang ini. Biarkan saja terapis-terapis bicara Anda menyelesaikan masalah seperti ini. Dan yang terakhir adalah apraxia bicara.
Ini cukup populer terakhir-terakhir ini.
The reason why is because whenever there's something that we cannot explain, we tend to go towards apraxia.
Itu karena biasanya ketika kita mendiagnosa dan tidak menemukan masalahnya, kita biasanya meletakkannya sebagai apraxia bicara.
So before you are scared about apraxia of speech, you need to know that.
Sebelum Anda merasa ketakutan tentang apa itu apraxia bicara.
The percentage of people who get apraxia is a lot less than ASD.
Persentase orang yang menyintas apraxia bicara jauh lebih sedikit dari persentase orang yang menyintas gangguan autisme.
So just the probability of your child having apraxia is very low.
Jadi kemungkinan bahwa anak Anda menyintas apraxia bicara sangat rendah.
So, we're not gonna talk about more about apraxia here. If you have any questions, we can define it and talk about it later on.
Kita tidak akan berbicara lebih lanjut tentang apraxia bicara. Jika Anda punya pertanyaan atau ingin berdiskusikan sesuatu tentang ini, kita akan diskusikan di waktu yang berbeda.
Alrighty, cool stuff. So, now that we have already talked about why your child probably doesn't have.
Speech delay, Sekarang kita sudah berbicara mengenai.
Mengapa sebenarnya mungkin anak Anda tidak memiliki gangguan bicara. Sekarang kita akan berbicara mengenai apa yang bisa Anda lakukan tentang hal itu. Kemungkinan besar anak Anda mengalami gangguan bicara atau gangguan bahasa.
And as a parent, you aren't able to do these assessments or diagnose, right?
Sebagai orang tua, Anda tidak bisa melakukan diagnosa atau assessment. Anda tidak bisa melakukan sendiri diagnosanya atau assessment-nya.
That's why all these diagnoses actually affect one thing only.
Itu kenapa sebenarnya diagnosa ini hanya berefek atau berdampak pada satu hal saja.
And that's communication.
Dan itu adalah komunikasi. Itu kenapa Anda begitu khawatir. Karena anak-anak lain bisa mengekspresikan dirinya dengan baik.
But language delay or we just call it speech delay now, okay. Speech delay children have a difficulty in communicating with you.
Atau anak-anak dengan gangguan bicara, kita sebut saja keterlambatan bicara sekarang, sangat sulit untuk mengekspresikan dirinya.
Di.
Dalam komunikasi, ada empat hal yang Anda perlu catat atau perlu ketahui dan perlu garis bawahi. Yang pertama adalah kemampuan bicara, kemampuan bahasa, keahlian bermain, dan keahlian sosial. Semua ini saling berhubungan satu dan lainnya. Dengan mengajarkan komunikasi, Anda sudah mengatasi masalah di dalam keempat hal tersebut.
Saya ingin memberitahu Anda bahwa kemampuan bahasa.
Adalah yang paling penting. Kemampuan berbahasa akan... Peningkatan kemampuan berbahasa akan memiliki efek dalam peningkatan kemampuan bermain, peningkatan ahlian sosial, peningkatan kemampuan bicara.
Apa yang dapat Anda lakukan tentang hal itu? Sepertinya saya sudah bahas ini.
Kita harus mengajarkan komunikasi. Saya skip saja slide ini.
Komunikasi seperti domino.
Begitu.
Anda mampu berkomunikasi walaupun dalam bentuk tangisan atau menarik tangan atau yang lainnya.
Yang lainnya akan menjadi lebih mudah Anda.
Tidak dapat mengajari anak Anda hal apapun misalnya mengajarkan sesuatu yang akademis, olahraga, matika, atau sejenisnya.
He or she has a very effective way of talking.
Kecuali anak Anda punya mampuan untuk berbara dengan Anda.
That's the very reason to run away from you when you try to teach them.
Itu salah satu alasan kenapa anak Anda pergi menjauh dari Anda ketika Anda berusaha mengajarkan sesuatu kepadanya.
So, your child is probably already communicating.
Anak Anda mungkin saja sudah melakukan proses komunikasi.
Tapi caranya salah.
Disinilah tahap di mana orang tua menjadi sangat-sangat takut atau khawatir. Karena inilah indikasi-indikasi Ini adalah indikasi-indikasi yang juga terjadi di dalam gangguan-gangguan lain seperti tismar.
Jika anak Anda berteriak atau menangis, melihat.
Ke arah Anda atau menatap Anda, menarik tangan Anda atau berusaha menunjukkan Anda kepada.
Sesuatu atau.
Sesuatu yang bersifat kekerasan seperti.
Memukul, menggigit, bahkan meludah ini.
Adalah tanda-tanda di mana anak Anda sudah melakukan komunikasi.
Karena.
Perlaku tidak peduli seberapa menyebalkan perlaku itu, ada alasan kenapa perlaku itu dilakukan. Anak-anak tidak melakukan sesuatu tanpa ada alasan.
Bahkan.
Hewan peliharaan Anda, seperti anjing atau kucing. Apapun yang mereka lakukan, ada alasan kenapa mereka melakukan hal ini.
Jadi, tugas atau PR Anda mulai dari ini adalah.
Apapun anak Anda melakukan sesuatu.
Bisa.
Seperti menarik tangan Anda atau menggigit Anda, Coba pikirkan kenapa dia melakukan itu. Biasanya hanya ada beberapa alasan kenapa anak-anak melakukan hal tersebut. Bisa jadi dia menginginkan sesuatu dari Anda. Atau dia berusaha untuk melarikan diri atau menghindari sesuatu.
Away from, right? First of all, the thing you told them to do might be too difficult, so they're like, I don't do it anymore.
Anda sampaikan atau Anda perintahkan atau Anda suruh, itu terlalu sulit bagi mereka, jadi mereka tidak mau melakukannya.
And then also, another reason for them to do things.
Dan alasan lain bagi mereka untuk melakukan hal-hal itu.
It might be a sensory problem.
Bisa saja terdapat masalah sensory.
Just like my cat, she just came up here, right?
Seperti kucing saya yang barusan lewat di layar. Itu karena dia suka sekali menggelitik dagunya dengan mikrofon saya ini. Itu salah satu hal tentang sensory. itu bisa jadi hal sebaliknya, misalnya sensorinya.
Terlalu berlebihan itulah.
Kenapa ketika Anda menemukan.
Anak-Anak dengan gangguan autisme ketika.
Cahayanya terlalu terang, suaranya terlalu bising, atau ada hal yang dia tidak suka, dia jadi jadi breakdown atau jadi tidak bisa mengatasi situasi. Itu juga kenapa ketika Anda bertemu dengan.
Anak-Anak yang tertinggal, apa yang biasanya mereka.
Lakukan adalah menutup telinganya dengan tangan.
Dia menutup telinganya, tidak mau mendengarkan Anda dan berusaha pergi dari Anda itu tiga alasan kenapa mereka melakukan hal-hal itu dan.
Ada satu alasan lagi yang terakhir, yang sedikit lebih positif Itu karena mereka menginginkan perhatian Anda. Dan itu kenapa mereka terus-menerus melakukan hal-hal yang nakal dan berusaha melihat Anda. Baik, mari kita kembali ke bagian sebelumnya. Kenapa anak-anak tidak mau berbicara kepada Anda?
Ada hanya dua alasan.
Pada.
Banyak.
Kesempatan ketika Anda berusaha mengajarkan mereka untuk berbicara kata-kata seperti Apple atau Mama.
Jika.
Anda pernah mendengar anak Anda mengatakan atau melafalkan suatu kata, Anda tidak bisa berharap mereka bisa melafalkannya kapanpun Anda mau. Pasti ada beberapa keahlian yang Anda berusaha mempelajarinya, Anda bisa melakukannya, tapi Anda tidak terlalu percaya diri untuk melakukannya lagi. Seperti saya ketika saya berbicara bahasa Indonesia.
Ketika saya pertama kali datang ke Indonesia.
Saya pertama kali berbicara bahasa Indonesia berusaha mengucapkan good night atau selamat malam.
Pada.
Beberapa kesempatan pertama, saya mengatakan hal-hal yang lain, yang bukan itu maksudnya. Dan akurasi saya dalam berbicara bahasa Indonesia adalah sekitar 30 persen. Dan itu juga terjadi untuk banyak kata-kata di dalam bahasa Indonesia.
Contohnya.
Saya memanggil seorang perempuan yang namanya Dewi, tapi saya memanggilnya Dewa. Dewa dalam bahasa Indonesia kan artinya Dewa, God, atau Tuhan ya.
Ini sangat memalukan bagi saya.
Anak-anak juga mengalami hal-hal seperti itu. Dan setiap kali mereka tidak tahu bagaimana cara mengucapkannya. Dan Anda berusaha menekan mereka atau berusaha membuat mereka membicarakannya.
Dan itu menjadi sesuatu yang sangat stresful.
Sangat stres bagi mereka. Jadi, coba ajarkan sesuatu yang lebih mudah daripada bicara. bisa jadi isyarat atau bunyi suara yang.
Sederhana itu akan membantu mereka mengurangi tingkat stresnya kita akan berbicara mengenai hal itu nanti alasan yang kedua itu karena mereka tidak mau berbicara dengan Anda Jika anak.
Anda tidak tahu bagaimana cara berbicara, dan tidak tahu bagaimana perasaan mereka ketika mereka.
Mampu berbicara, maka sebenarnya itu sangat menyusahkan bagi mereka. Mereka tidak ingin berbicara.
Dan sebenarnya itu sangat mereka sedang sangat kesulitan mereka tidak tahu mereka tidak mau.
Berbicara pada akhirnya Anda.
Perlu memberikan mereka hadiah Anda perlu memberikan segokan kepada mereka.
Supaya mereka mau berbicara Mari saya memberikan.
Contoh.
Saya melihat banyak dari partisipan adalah.
Wanita Saya.
Yakin para perempuan ini tidak.
Peduli tentang sepak bola.
Dan ketika suami Anda berbicara mengenai sepak bola, bola basket, atau baseball, atau olahraga apapun. Biasanya saat itu, Anda tidak peduli dengan itu dan Anda terus bermain dengan handphone Anda.
Itulah.
Bagaimana perasaan anak Anda ketika Anda berbicara kepada mereka. Bagi mereka, itu membosankan. Mereka tidak mau mendengar Anda. Mereka tidak mau mengatakannya. Mereka tidak mau bicara seperti ketika suami Anda bertanya bagaimana tadi pertandingannya. Anda tidak mau mengalahkan apa-apa karena Anda tidak mau. Itulah kenapa Anda membutuhkan hadiah untuk membuat mereka berbicara. Supaya mereka mau berbicara. Contohnya, saya menawarkan Anda 1 juta rupiah setiap saya bertanya tentang sepak bola, Anda bisa menjawabnya. Saya tidak yakin jawabannya benar.
Tapi saya akan jamin Anda akan mencoba.
Tapi saya yakin Anda akan mencoba. Karena sekarang Anda bisa Anda mendapatkan insentif atau hadiah. Itulah alasan kenapa kita bekerja.
Karena ada gaji.
Karena ada gaji. dan ketika kita bekerja lebih banyak lagi.
Itu jadi bagian dari kita dan ketika.
Itu sudah terjadi, pekerjaan tersebut bukan lagi.
Tentang imbalan tersebut dan imbalannya menjadi sesuatu.
Yang lain, sesuatu yang tidak penting mungkin bagi Anda Bisa jadi uang, bisa jadi makanan, bisa jadi mainan. Itu menjadi sesuatu yang lebih privat, lebih pribadi. Itulah sebabnya saya mau melakukan sesi ini dengan Anda.
So that's what you need to do. These two things. Number one, make it easier. And number two, give some incentives.
Itulah kenapa Anda butuh untuk melakukan dua hal ini. Pertama, butuh lebih mudah. Kedua, berikanlah hadiah.
Oke.
Selanjutnya, kenapa anak-anak berkomunikasi dengan cara yang salah?
Anda harus mengerti bahwa kadang-kadang Jika komunikasinya.
Dengan cara yang salah, berarti hanya itu yang mampu mereka lakukan. Tidak ada hal lain yang bisa mereka lakukan yang mereka pahami bagaimana caranya.
So, if someone knew how to use... So, scratch that, sorry. Let's start again. So, if just stealing stuff, stealing things from people is the only way that people know.
Jika mencuri sesuatu dari orang lain adalah satu-satunya hal yang kita tahu, maka tidak ada orang yang bekerja untuk mendapatkan penghidupan. Itulah alasan kenapa anak-anak melakukan komunikasi yang salah.
Yang kedua bisa jadi dia... Mereka tidak paham mungkin jika dengan cara.
Mengucapkan sesuatu, mereka bisa mendapatkan apa yang mereka mau. Itulah kenapa Anda perlu mengajari mereka sesuatu yang lebih mudah. Mungkin cukup bunyi tertentu atau isyarat atau gestur.
Dan.
Kemudian, mereka jadi tahu bahwa hanya dengan melambaikan tangan misalnya, mereka bisa mendapatkan sesuatu yang mereka mau. Dan kadang-kadang itu adalah hal yang paling mudah adalah.
Yang butuh.
Dilakukan oleh seorang anak adalah menarik tangan orang tuanya ke benda tertentu. Hanya itu yang perlu mereka lakukan sebenarnya. Itu karena sebenarnya berbicara itu sulit.
If it was easy for them, they would have done it already.
Pasti mereka sudah berbicara kepada Anda.
It's like teaching an elderly how to use a handphone.
Itu seperti, pardon, what was the last word?
To use a hape, you know, use an iPhone.
Oh, ya. Itu seperti halnya bagaimana kita mengajarkan orang tua kita cara menggunakan handphone.
If it was easy for them, they would have done it.
Kalau memang menggunakan handphone itu mudah, mereka sudah menggunakan handphone seperti yang kita gunakan. Mereka tidak akan meminta bantuan Anda untuk mengoperasikannya. Mereka juga akan sering berusaha melarikan diri dari Anda ketika Anda mau mengajari mereka.
Alasannya kenapa mereka melarikan diri Karena biasanya.
Tidak ada alternatif atau pilihan yang diberikan.
Yang.
Saya maksud adalah, misalnya ketika Anda memilih anak Anda untuk bilang ini, atau bilang itu, atau bilang lainnya, Biasanya hanya berulang-ulang, tidak ada pilihan kata lainnya. Itulah kenapa banyak anak-anak yang akhirnya jadi seperti buruk, hanya mengkopi, hanya meniru. Tanpa benar paham apa arti sebenarnya dari kata tersebut.
Dan yang paling penting adalah alasan yang terakhir ini. Itulah kenapa mereka tak sabar, mereka tidak mau menunggu.
Karena Anda terlalu lama berbicara terlalu lama. Anda selalu berusaha untuk mengajarkan mereka sesuatu sampai mereka bisa melakukannya dan praktiknya terlalu lama. Hal terakhir yang ingin saya sampaikan adalah, anak-anak tidak pernah malas.
Coba, bandingkan dengan diri Anda sendiri.
Kita hanya malas ketika menghadapi sesuatu yang sulit.
Yang perlu kita lakukan adalah adalah melakukan.
Sesuatu yang mudah atau membuat yang kita lakukan menjadi mudah. Jadi mereka juga bisa mendapatkan cara yang lebih mudah untuk berkomunikasi. Jadi mereka tidak punya alasan lagi malas-malasan.
Mengajarkan komunikasi Berbicara hanya.
Salah satu cara untuk berkomunikasi.
Ada banyak cara bagaimana caranya untuk berkomunikasi.
Anak Anda sudah berkomunikasi dengan Anda.
All you have to do is to teach a better way.
Yang perlu Anda lakukan adalah mengajarinya cara yang lebih baik dalam berkomunikasi. Sebelum kita memulai ke bagian selanjutnya, saya ingin menyampaikan bahwa jangan berharap bahwa anak Anda akan langsung mau berbicara setelah Anda mencoba belajar. Karena kita semua punya kebiasaan. Perubahan kebiasaan butuh waktu yang sangat lama. Apakah Anda punya kebiasaan menyebalkan yang Anda mau hilangkan? Untuk saya itu adalah menggoyang-goyangkan kaki. Saya masih berusaha untuk menghilangkan kebiasaan itu.
Terima.
Kasih dalam situasi pandemi ini, saya bisa menggoyang-goyangkan kaki saya kapanpun saya mau, bawa meja.
Saya.
Pernah tangkap kamera menggoyang-goyangkan kaki saya.
Mengakukan sesi klinik online, Dan.
Saya ingin beritahu Anda bahwa Anda pasti punya banyak kebiasaan dalam berkomunikasi yang menyebalkan. Dan Anda baru bisa mengetahuinya ketika Anda merekam Dan memperhatikan rekaman tersebut yang sangat menyibalkan.
Salah satunya dalam hal mengajari anak adalah.
Dengan memalingkan wajah anak Anda supaya mereka mau melihat Anda. Apakah Anda pernah melakukan hal itu? Lebih baik tanya suami atau istri Anda. Mereka pasti tahu.
Mari berbicara.
Tentang mengajarkan isyarat. Cara terbaik untuk mengajarkan komunikasi adalah dengan mengajarkan isyarat. Jika Anda pernah mengikuti sesi-sesi saya, mungkin Anda sudah mendengarnya sering kali saya ucapkan tentang ini. Karena gesture bisa berarti, karena gesture memiliki banyak makna. Ketika kita ingin menyampaikan banyak hal dengan kata-kata, kita sering sekali menggunakan tangan kita.
Seperti.
Ketika saya ingin mencontohkan bunyi mendicit dari pisau, saya menggunakan tangan saya untuk mencontohkannya. Dan ini adalah hal yang paling penting dari...
Dan...
Kenapa penting? Karena Anda bisa membantu anak Anda untuk melakukan gestur tersebut secara fisik. Tidak seperti halnya berbicara yang Anda tidak bisa membuat mereka berbicara. Tidak seperti kita bisa menggunakan tangan kita untuk membuat mulut mereka bergerak dan berbicara seperti boneka.
Itulah.
Kenapa gestur atau isyarat adalah hal yang paling rendah dan paling mudah dapat Anda ajarkan kepada anak-anak Anda.
Mari kita berbicara beberapa contoh isyarat.
Anda menggunakan isyarat ketika Anda bicara.
Anda menggunakan isyarat ketika bicara.
Menggunakan Anda isyarat ketika Anda bicara.
Anda menggunakan isyarat ketika Anda bicara. Anda menggunakan isyarat ketika Anda bicara. Anda menggunakan isyarat ketika Anda bicara. Anda menggunakan isyarat ketika Anda bicara. Anda menggunakan isyarat ketika Anda bicara. Anda menggunakan isyarat ketika Anda bicara.
Anda menggunakan Contohnya ketika Anda ketika Anda bicara.
Menggunakan berbicara bicara. isyarat Anda menggunakan isyarat ketika bicara.
Anda menggunakan isyarat ketika bicara. kepada anak Anda, dan Anda bebas menjelaskan sesuatu, Anda bisa mencontohkannya dengan isyarat. Secontohnya, misalnya, minum.
Dengan membuat kata-kata Anda seperti minum.
Jadi dengan menggunakan gestur, apapun yang Anda bicarakan, si anak bisa mendapatkan satu modaliti, lebih dari satu modaliti untuk memahami kata tersebut.
Katakanlah Anda sedang berada di luar negeri.
Inilah saat di mana Anda berusaha menggunakan berbagai isyarat. Anda berusaha berbicara dalam bahasa Inggris dan menggunakan banyak isyarat untuk membuat orang yang Anda ajak bicara mengerti.
Itu membuat.
Saya bingung, kenapa kita melakukan itu kepada orang asing yang tidak mengerti kita, tapi kita tidak mau melakukannya kepada anak kita. Mari kita berbicara tentang beberapa contoh.
Gunakan gesture ketika Anda bicara, seperti yang saya katakan.
Dan gunakan ketika anak Anda meminta sesuatu dari Anda. daripada mereka menarik-narikan Anda, ajarkan mereka isyarat dan bentuk mereka melakukan isyarat itu secara fisik dan berikan apa yang mereka mau.
Dan juga untuk membenarkan komunikasi anak Anda.
Atau memperliki komunikasi anak Anda Sebelum mereka.
Mulai menangis atau teriak, ajarkan mereka isyara dan berikan nama yang mereka inginkan.
Jangan biarkan mereka mendapatkan pengalaman bahwa menangis bisa membantu mereka. Dan yang terakhir tentang isyara adalah, Ajarkan isyarat untuk kata kerja. Dan cukup menunjuk untuk kata benda. Cukup menunjuk barang tertentu untuk kata benda.
Contoh-contoh.
Isyarat ini dapat ditemui di Google. Cukup masuk ke Google dan gunakan keyword sign language.
Anda bisa.
Mencarinya di internet, tapi itu tergantung dari dimana Anda tinggal. Jika Anda tinggal di Amerika, ada bahasa isyarat Amerika. Jika Anda tinggal di Britania atau Inggris Raya, ada bahasa isyarat Britania. Dan untuk Indonesia mungkin juga ada bahasa isyarat tersendiri. Saya tidak yakin apakah Indonesia memiliki bahasa isyarat tersendiri. Jika ada yang tahu tentang informasi itu, anda chat saya. Semua isyarat-isyarat ini tidak perlu terlalu akurat.
Mungkin.
Kita membutuhkan pengajar untuk sign language yang seperti itu.
Tapi sebenarnya ini hanya tentang isyarat-isyarat umum.
Dan tentang bagaimana anak Anda bisa melakukan isyarat tersebut ketika dibutuhkan. Beberapa isyarat begitu sulit untuk dilakukan. Bahkan sepertinya mustahil bagi anak-anak untuk melakukan isyarat itu. Tetap menggunakan isyarat, mungkin bisa Anda permudah atau dibuat menjadi lebih sederhana. Yang penting anak Anda bisa menggunakannya untuk berkomunikasi. Dan mereka mengerti makna dan konsep dari.
Penggunaan isyarat tersebut Saya punya contoh disini.
Anda.
Bisa menggunakan isyarat jenis apapun atau dengan bentuk apapun untuk keempat ini selama anak Anda bisa melakukannya dan mengerti apa.
Maksudnya Contohnya.
Salah satu anak yang saya ajarkan itu senang sekali menyalakan dan mematikan lampu. Dan kita mencoba mengajari dia Bagaimana cara melakukan isyarat menyelakan dan mematikan lampu dengan gerakan membuka dan menutup tangan. Tapi ternyata tangannya tidak bisa melakukan hal tersebut karena kurang koordinasi motor.
Jadi.
Kita membuatnya lebih mudah. Supaya lebih mudah dilakukan, kita beri contoh dengan membuka tangannya.
Jadi membuatnya lebih mudah.
Jadi buatlah lebih mudah bagi anak Anda.
Saya.
Tahu banyak terapis yang mencoba mengajarkan isyarat untuk mendapatkan lebih banyak hal lagi dari anak Anda. Banyak terapis yang mengajarkan isyarat untuk diperlukan dengan cara memperlukan kedua ujung jari.
Ya, jadi Anda.
Bisa menggunakan itu ketika ingin menyampaikan kata-kata lagi atau lebih dari Anda.
Keren. Dan yang lain yang saya suka, Anda pasti telah melihat ini jika Anda telah menonton.
Tentang isyarat ini, jika Anda pernah.
Melihat video-video saya adalah tentang isyarat tangan terbuka atau buka.
Dan makan atau minum dengan menggerakkan tangan ke dekat mulut.
Dan ini bukan hanya untuk anak-anak yang belum bisa bicara.
Contohnya, Orang-orang.
Mungkin tidak mengerti bahasa tertentu. Contohnya, jika saya berbicara bahasa kanton, tidak ada mungkin yang bisa mengerti apa yang saya bicarakan.
Jika.
Saya memberitahu Anda bahwa bahasa kanton dari makan nasi adalah SIGFAN, tapi saya juga melakukan isyarat untuk makan secara bersamaan, menurut Anda mana yang lebih mudah dimengerti?
Dengan gesture, it signals to the person that the verb that I'm saying is the word I'm signing.
Dengan isyarat, itu memberi sinyal kepada yang melihat bahwa isyarat yang saya lakukan itu memiliki arti yang sama dengan kata yang ingin saya ucapkan. Itulah kenapa isyarat lebih mudah dimengerti.
It actually helps children to put words together.
Dan itu juga dapat membantu anak untuk merangkaikan kata-kata. Itulah kenapa ketika kita mengajarkan anak-anak, kita juga menggunakan isyarat.
Contohnya.
Ketika saya ingin mengajarkan bahwa Saya meminum air, saya menunjuk diri saya, membuat isyarat meminum, dan menunjuk ke dalam gelas.
Mari kita kembali ke slide.
Mari kita sekarang bahas apa yang seharusnya tidak kita lakukan. Anda ingat kan tadi dua alasan kenapa anak-anak tidak mau berbincara?
Pertama, mereka tidak tahu bagaimana caranya.
Kedua, mereka tidak mau berbicara. Tugas Anda adalah melakukan hal-hal yang bisa mengatasi dua masalah tersebut. Jadi, Berhenti melakukan hal-hal yang membuat Anda memiliki dua alasan tadi. Jangan berbuat sesuatu yang membuat mereka merasa tidak tahu. Langsung berikan jawabannya. Dan jangan membuat anak-anak Anda bekasal dengan hal-hal yang Anda inginkan.
Saya melihat banyak hal seperti ini, khususnya.
Ketika kita menginginkan kontak dari anak kita.
Saya.
Ingin memberitahu Anda, banyak sekali orang tua yang menanyakan tentang kontak mata. Kenapa menanyakan hal itu? Karena mata-mata merupakan salah satu indikasi atau gejala di autisme.
Dan.
Ketika anak tidak mau melihat Anda, disitulah waktu di mana Anda yang ingin anak Anda melihat Anda, Anda yang menginginkan anak untuk melihat Anda, bukan keinginan mereka untuk melihat Anda. Itu sebenarnya apa yang kita inginkan, bukan yang Anda inginkan.
Ini.
Yang seharusnya tidak Anda lakukan, mengulang pertanyaan, perintah, dan instruksi.
Kenapa tidak boleh dilakukan?
Karena anak Anda tidak memiliki kealasan untuk merespon Anda. Itulah kenapa mereka tidak mau berbicara. Dan ketika Anda menanyakan pertanyaan yang mereka tidak mengerti, Dan jika Anda ulang-ulang, menurut Anda apakah ini bisa dimengerti? Itulah yang terjadi kepada saya waktu saya pertama kali datang ke Indonesia. Itu ketika seorang polisi memberhentikan saya. Dia menanyakan banyak hal kepada saya. Saya tidak mengerti apa yang dia bicarakan.
Dan Anda tahu apa yang dia lakukan? Dia mengulanginya sebanyak empat kali.
Dan saya tetap tidak mengerti. Dan akhirnya saya harus menggunakan Google Translate.
Dan masih tidak bisa menyelesaikan masalah.
Dan masih tetap tidak menyelesaikan masalah yang terjadi.
Dan seperti itulah yang dirasakan anak Anda. Itu membuat mereka frustasi ketika seseorang menanyakan.
Sesuatu yang dia tidak paham.
Daripada mengurangi kesulitannya, Yang biasanya.
Kita lakukan adalah kita terus mengulang-ulang pertanyaannya sampai kita mendapatkan respon.
Itu yang tidak boleh Anda lakukan.
Sekarang mari kita bicarakan apa yang seharusnya Anda lakukan. Berhenti berusaha untuk membuat anak Anda berbicara.
Anda sudah mencoba berkali-kali. Apa yang menurut Anda dengan mencobanya berkali-kali.
Bisa membuat anak-anak berbicara? Anda tahu, definisi dari kegilaan adalah melakukan hal yang berulang-ulang, tapi melakukan hal yang berbeda.
Itulah kenapa ketika anak tidak fleksibel.
Itu karena tidak cukup bijaksana. Itulah kenapa kita yang harus jadi fleksibel, untuk menunjukkan mereka cara yang lebih baik. Pertama-tama Anda perlu mengurangi kesulitan. Jika Anda bertanya. Dan anak Anda tidak mengerti. Kasih tau saja langsung jawabannya. Atau tidak usah bertanya.
Jika Anda.
Mengharapkan respon verbal atau kata-kata, dan anak Anda tidak tahu bagaimana berbicara, gunakan isyarat atau bunyi yang senang. Itu jika anak Anda mengerti caranya niru. Jika tidak, Ambil tangan mereka, bantu mereka.
Melakukan isyadnya secara fisik Yang.
Kedua, Anda perlu memberikan hal yang dia mau atau aktivitas yang dia suka sebelum tantrum terjadi.
Walaupun anak itu tidak mau berbicara.
Anda harus memberikan bantuan sebanyak mungkin. Terutama membantu mereka secara fisik untuk melakukan isyarat tadi. Saya pikir akan ada banyak orang yang bertanya sekarang. Bagaimana jika saya sudah melakukan hal-hal itu, tapi mereka tetap tidak mau bicara? Terus, Anda memberikan hanya sedikit kepada mereka. Jika Anda pikirkan kenapa kita berkomunikasi, Itu karena ada sesuatu yang kita inginkan dari Anda.
Jika.
Kita berbicara kepada seorang teman tentang bagaimana hari kita berlalu, itu karena kita ingin membuat diri kita sedikit lebih relax, lebih tenang. Itulah waktu di mana kita berbicara tentang apa yang bisa melakukan kita. Itu kenapa Anda sedang mendengarkan saya sekarang.
Jika.
Anda main phone dan Anda memberikannya kepada anak Anda, dan Anda tidak mengambilnya kembali, itu artinya, Anda tidak punya kemampuan untuk bernegosiasi lagi dengan anak.
Itulah kenapa Anda harus memberikan yang mereka.
Mau secara sedikit demi sedikit.
So, you need to level up slowly. Let me give you an example. So, if a child wants milk from.
You, Anda perlu meningkatkan levelnya. Mari saya berikan contoh. Jika anak menginginkan susu dari Anda.
Berikan.
Dia sedikit demi sedikit. Berikan dia di dalam canggihnya sedikit. Mungkin untuk pertama-tama. susu itu bisa untuk mendatangkan sebuah isyarat. Dan Anda juga masih harus membantu mereka menggerakkan tangannya untuk membuat isyarat. Dan di saat yang kedua dan ketiga ketika dia menghabiskan susunya dan meminta lagi.
Dan disitulah waktu dimana Anda bisa mengajarkan.
Mereka secara progresif bagaimana caranya untuk melakukan isyarat tersebut secara independen.
Dan ketika.
Mereka sudah bisa melakukan isyaratnya dengan sendiri adalah tahap selanjutnya untuk mengajarkan mereka bagaimana bicara.
Kita akan mendekat akhir dari pembicaraan ini. Saya melihat banyak pertanyaan yang Anda kirimkan ke saya.
Mari kita selanjutkan ke bagian pertanyaan secepat.
Jadi, solusi dari semua hal ini adalah.
Untuk.
Berhenti melakukan hal-hal yang tadi sudah kita bahas.
Dan ada dua hal yang saya ingin Anda lakukan.
Pertama-tama.
Jelaskan dan berikan contoh.
Ya, tunjukkan kepada mereka apa yang Anda ingin mereka katakan.
Tunjukkan kepada mereka apa yang Anda ingin mereka katakan. Karena kebanyakan kita sering membantunya kepada anak dan menginginkan mereka untuk menjawab beberapa pertanyaan. Yang seharusnya Anda lakukan adalah dengan menunjukkan benda atau hal yang seharusnya mereka ucapkan. Berbicara dengan tidak egois.
Ketika kita berbicara kepada anak, seringkali kita.
Sangat egois, karena kita ingin mereka berada.
And don't expect your child to reply or repeat.
Jangan berharap anak Anda akan membalas atau menjawab.
Talk to teach.
Berbicara untuk mengajarkan sesuatu kepada mereka.
Not to test.
Bicara bukan untuk menguji.
That's right. Second of all, have a reward.
Yang kedua, gunakan hadiah.
Now these two things are universal for children or people of any age.
Dua hal ini sangat universal untuk anak-anak, untuk anak-anak ataupun untuk orang usia apapun.
So you should always have a reward.
Anda harus selalu punya hadiah.
Even if it's just a praise or a pat on the back.
Walaupun hanya sekedar pujian atau usaha penuh.
Atau tepukan di bahu poinnya.
Adalah anak harus memastikan bahwa itu adalah sebuah hadiah.
Jadi buat mereka bicara kepada Anda dengan hadiah bukan dengan meminta Mari kita.
Berbicara tentang pertanyaan. Kebanyakan dari pertanyaan Anda sudah dijawab ribuan kali. Anda dapat menemukan jawabannya dengan tiga cara.
Masuklah ke laman www.agentsofspeech.com.
Kita.
Juga.
Punya channel youtube juga grup facebook ada.
Sekitar 5.000 orang di.
Grup facebook sekarang dan.
Itu adalah daya yang sangat berguna jika Anda melakukan search.
Atau Dan link-link.
Di atas bisa Anda akses di www.agentofspeech.com garis miring resources.
Alright, so when we got your Google Form, we saw some questions.
From you guys. Ketika kami membaca Google Form.
Anda, kami mendapatkan beberapa pertanyaan ini. Saya.
Ingin menjawab lima pertanyaan ini terlebih dahulu, baru kita masuk ke.
Sesi tanya-jawab. Pertama.
Multibahasa atau banyak bahasa dan penggunaan gawai dapat menyebabkan keterlambatan bicara? Seperti yang sudah kita bicarakan sebelumnya, ketika kita menggunakan istilah keterlambatan bicara, itu bisa berarti juga gangguan bahasa atau gangguan bicara? Jawabannya adalah ya atau tidak.
Multibahasa.
Atau banyak bahasa tidak.
Menyebabkan gangguan atau keterlambatan bicara. Multi bahasa atau banyak bahasa.
Tidak menyebabkan gangguan atau keterlambatan bicara. Ketika.
Seorang anak mengalami gangguan bahasa, kemampuannya untuk berbahasa atau memahami bahasa.
Yang mengalami gangguan. Ketika.
Anda menggunakan banyak bahasa, itu tidak membuat anak Anda bingung. Karena.
Belajar bahasa adalah untuk menemukan pattern dan menemukan bagaimana cara menghubungkan.
Suara, kan? Dan kita bisa melakukan itu dengan bahasa apapun. Selama kita memiliki waktu yang.
Cukup untuk melakukannya. selama kita punya waktu yang.
Cukup untuk mempelajarinya. Dan tentang penggunaan gadget atau.
Gawai, saya yakin itu tidak menyebabkan gangguan atau kecelamatan bicara. Tapi, itu bisa menyebabkan anak-anak.
Menjadi lebih sulit dalam belajar bahasa. Karena.
Penggunaan gadget itu adalah komunikasi satu arah. Itu tidak mengajarkan anak bagaimana caranya untuk berkomunikasi dengan makhluk hidup atau manusia lain. Jadi kurangi penggunaan gawai sebanyak.
Mungkin yang Anda bisa, Anda bisa menggunakan.
Gadget atau penggunaan gawai sebagai hadiah. Dan pastikan Anda menonton bersama.
Anak Anda. Jadi Anda bisa menonton atau.
Memberikan bahasa yang benar ketika Anda menontonnya bersama anak Anda.
And you might ask me, Ming, I cannot, I need to let my child watch something when I'm doing.
Something. Anda bisa saja berkata, Ming, saya tidak bisa melakukan hal mendampingi anak saya menonton Gawai atau Gadget, karena saya.
Perlu melakukan hal lain. Of course you should try.
To minimize as much as possible. Tentunya.
Anda harus berusaha dengan.
Keras bagaimana cara menguranginya. Tapi.
Kadang-Kadang penggunaan guai atau yang semacamnya itu sulit untuk mengajari. Jadi yang terbaik adalah dengan mengajari anak-anak Anda untuk bermain dengan mainannya daripada menggunakan guai. Kedengarannya memang mudah sih, tapi.
Sebenarnya sangat sulit diperkenalkan. Mari lanjut ke pertanyaan kedua. Apakah gangguan, apakah keterlambatan bicara.
Dapat mempengaruhi kemampuan kognitif anak saya jika ditangani dengan terlambat? Jawaban adalah Kemampuan kognitif dasar tidak terpengaruh. Tapi ketika anak Anda mengalami gangguan dengan bahasa, maka kemampuan berpikir abstraknya akan terganggu juga. Karena kita berpikir menggunakan bahasa.
Dan gambar. Ketika Anda berpikir, biasanya ada.
Suara di dalam kepala Anda. Dan ketika anak-anak mengalami gengguan bahasa, maka dia tidak memiliki kemampuan itu, ada suara di dalam kepalanya.
Selain itu, jika Anda memiliki... Maaf, saya terlupa apa yang saya ingin katakan.
Maaf, saya lupa saya mau bicara apa.
Kayaknya itu aja deh. Oh.
Saya baru ingat. Ketika kita sekolah di SD, kita belajar dengan membaca. Anak dengan gangguan atau keterlambatan bahasa biasanya mengalami kesulitan untuk membaca.
Kayaknya.
Saya tidak perlu memberitahu Anda bagaimana cara membedakan orang yang bisa membaca dengan tidak. Karena membaca itu membantu seseorang.
Untuk belajar Bagaimana menjaga keterlambatan bicara?
Sejujurnya tidak ada cara untuk.
Menghentikannya. Karena sampai saat ini, jika Anda kembali ke diagnoses yang kami bicarakan.
Jika kita mengulas lagi tentang diagnosa yang.
Di awal kita bicarakan tidak.
Ada alasan yang jelas sebenarnya kenapa hal-hal seperti ini.
Terjadi itu.
Tidak seperti halnya Ketika kita tahu bahwa merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru.
Jadi.
Kita tidak tahu kenapa gangguan bicara atau bahasa dapat terjadi. Satu-satunya hal yang bisa kita tahu adalah apa hal yang dapat menjadi lebih baik atau apa hal yang dapat menjadi lebih buruk. Dan itu adalah keterlibatan orang.
Tua di dalam belajar bahasa dan lingkungan bahasa. Anda perlu melakukan hal-hal yang.
Tadi sudah kita bicarakan. Jelaskan lebih banyak lagi, bicara lebih banyak lagi kepada anak tanpa bertanya. Dan berikan mereka lingkungan yang kaya dengan bahasa untuk dipelajari. dan itu termasuk tidak ada.
Penggunaan gawai atau gadget. Yang keempat, bisakah anak saya.
Berbicara di masa depan ketika dia belum mengoceh? Jawabannya, saya tidak tahu. Mari kita bahas tentang apa.
Itu bubbling. So babbling happens when a child is learning to use his or her articulators, meaning the mouth sound. Babbling.
Atau mengoceh terjadi ketika mempelajari bagaimana cara menggunakan otot-otot di mulutnya.
Untuk mengucapkan sesuatu. So the first thing I.
Would say is to try to teach her some gestures, see if they know.
How to imitate. Untuk memastikannya, apakah mereka bisa... Sorry, Ming. Can you repeat?
You need to teach them some gestures or actions. See if they know how.
To imitate. Anda perlu mengajarkan isyarat atau sebuah tindakan untuk memastikan apakah mereka bisa.
Mengimitasinya. Right. And once they know how to imitate, you will see how much they can do. Can they imitate a sound? Can they imitate Begitu.
Dia bisa mengimitasi, Anda juga bisa mencari tahu seberapa banyak dia bisa mengimitasi bunyi, seberapa banyak dia bisa mengimitasi kata. Begitu Anda tahu bahwa mereka bisa mengimitasi walaupun hanya sebuah tindakan. Dan Anda sudah tahu bahwa anak Anda sebenarnya bisa diajari. Itu tinggal masalah waktu dan bagaimana Anda mengajarkannya. Jangan kehilangan harapan. Ajarkan imitasi itu dulu.
Ini.
Pertanyaan terakhir dan setelah.
Ini kita akan menjawab pertanyaan sekarang bagaimana.
Cara mengatasi permasalahan artikulasi yang berhubung dengan mild tongue-tie? Tong Thai itu adalah, saya tunjukkan saja lidah saya kepada Anda, mohon.
Maaf kalau Anda tidak suka. Anda bisa lihat di bawah.
Lidah.
Ada sebuah apur. Tong Thai adalah sesuatu yang menarik tangan dan tidak terlalu bergerak.
Tongtai adalah sesuatu yang menarik lidah dan membuatnya tidak bergerak terlalu bebas kemaramu. Titik terjauh lidah bisa bergerak.
Di dalam mulut adalah.
Terjadi ketika Anda.
Berusaha mengucapkan bunyi huruf L. Ketika.
Anda mengucapkan itu, lidah Anda akan menyentuh tulang di belakang gigi atas Anda. Tadi ada Partisipan atau orang tua yang memberitahu saya bahwa membrannya namanya adalah phrenonym Anda juga bisa mencarinya di internet, google saja, cari saja dengan keyword.
Tongtai Tapi, sesuatu tentang tongtai yang tidak.
Diberitahu orang-orang adalah Orang-orang bisa, semua orang bisa memiliki masalah tongkai dengan derajat yang.
Berbeda-Beda. Yeah, so if the tongue tie doesn't affect any of the sounds, then you don't need to do anything.
About it. Pardon me? So if the.
Tongue tie, there is a tongue tie, there's a degree of tongue tie, but it doesn't affect any speech sounds, then you don't.
Need to do anything. Jika masalah tongtai seseorang tidak mempengaruhi kemampuannya untuk berbicara, maka tidak ada.
Masalah yang terjadi. Semua.
Permasalahan artikulasi yang terjadi karena tongtai adalah ketika lidah Anda berusaha bergerak ke arah langit-langit mulut.
T, D, N, L, all of these need the tongue to go.
Up there. Contohnya ketika T, D, N, L, ketika lidah berusaha menuju ke langit-langit.
Mulut. So my question to you back is, are these the sounds that.
Are affected? Jadi pertanyaan saya, apakah artikulasi yang salah terkait dengan bunyi-bunyi tersebut. Jika bukan yang itu, maka masalahnya bisa saja tidak hanya tong-tai, atau bukan tong-tai. Jika Anda melihat ketika seorang anak berusaha membuat bunyi huruf L dan Anda melihat Membran di bawah lidahnya berusaha menahan lidahnya dan berubah menjadi warna putih.
Dan cukup itu bisa diselesaikan.
Dengan melakukan operasi. Saya tidak punya banyak informasi di Indonesia tentang operasinya. Saya tidak bisa memberikan rekomendasi. Dari yang saya tahu, jika.
Anda pergi ke Malaysia atau Singapura, jika.
Kita sudah bisa terbang ke sana, dokter.
Menggunakan laser yang hanya butuh waktu 5 menit, dan itu hanya itu.
Saja yang.
Mau saya bicarakan sekarang saya minta tolong kepada Jolin untuk membejakan pertanyaan yang ada.
Jocelyn? Ya. Beri dia sedikit waktu.
Jadi saya hanya akan membacanya kepada anda, Kisping, menurut saya. Ya, sudah tentu, silahkan. Pilih.
Beberapa yang bagus. Oke.
Yang ini menurut saya bagus. Yang ini bagus. Maaf, saya ingin bertanya kepada anak saya yang berusia 6 tahun. Ketika dia mengatakan kecap, itu menjadi cekap. Apakah saya harus menerjemahkan pertanyaannya? Tidak perlu. Dan ketika dia mengatakan kenapa, itu menjadi kemapa. I tried to correct it, but it happened again. Please give me some advice. Thank you. Oh, this is.
Very specific. Okay, so usually this is what we call assimilation for the technical term, but who cares? So basically how you deal with it is that the more syllables there are inside of a word, the harder it is for a child to say. So for example, untuk orang bahasa Inggris, ini terjadi dengan sayur-sayur, dinosaur, helikopter, brokoli, Anda tahu, semua ini mereka salah, kan? Jadi bagaimana Anda melakukannya adalah Anda mencoba melakukannya dengan satu suara setiap kali. Baiklah, jika Anda meletakkan tiga jari, dan Anda menunjukkan mereka, dan kemudian Anda memberitahu mereka, Anda pergi, kan? Seperti itu. Lakukan satu suara setiap kali dan lihat di mana mereka berpisah, baiklah? When you do that, you will see, if you do it slowly, if they still get it wrong, then just tell them to do the last two sounds, right? Go, ge, and then go, na, ba. Okay? So, it's easy. Whenever something they cannot do, which is hard, simplify it and make it easier so that it makes sense for them. Do you know how to translate this? No. Anyone needs a translation, please let me know. Anyway, keep going, keep going.
Okay, next. Next, excuse me.
Yeah, yeah, next please. So.
Another mindset. I brought this idea of signing for my students on this teacher. He is full and non-verbal at the moment. When I consulted to one of the ABA practitioners about this, she is against it. And from a point of view that the child will learn to sign instead of being verbal. So can you please enlighten.
Us? Thank you. Okay. So ABA, their line of thought, their school of thought, what they call is that this is called verbal behavior. Talking is a behavior, right? dan ini adalah tempat yang benar. Ketika Anda menggunakan bahasa sinya atau menggunakan seperti pex board, jika Anda tahu apa itu, seperti menggunakan gambar untuk berkomunikasi dan sebagainya. Apa yang Anda ajar adalah bahasa, adalah mesej, adalah konten. Anda mengajar bahwa ini adalah minuman, benar, konsepnya. Jadi, anak-anak tidak akan terbiasa menggunakan bahasa sinya dan tidak berbicara, karena jika mereka tahu bagaimana berbicara, jika Anda melakukannya secara verbal, seperti berbicara sebagai B.A., jika itu ABA sekolah lama.
Yang.
Keras, akan memiliki banyak anak-anak yang terus mengatakan, saya ingin sesuatu, saya ingin ini, dan kemudian mereka mencoba untuk mengimitasi semuanya yang Anda katakan, dan mencoba untuk menjangkau apa yang Anda ingin katakan, Anda tahu, mereka bahkan mencoba untuk mengimitasi sebelum Anda mengatakannya, jadi Anda tidak menginginkannya, Anda tidak menginginkan mesin imitasi, apa yang Anda inginkan adalah seseorang yang mengenal kata-kata, dan bagaimana Anda mengenal kata-kata jika tidak mengerti Standart through gestures. And it's through pictures. So when you think word, right? I don't know how you guys do it. When I think of a word, there's three different elements. Let me show you guys. Let me show you what I mean. So if you can see my screen, right? So there's a word. So let's say it's a cup, right? So first of all, there are three parts. First of all, it's the concept, right? It's the letter. Like that. It's the shape, sorry. Shape. The sound. And then the meaning. So if you can understand my writing, the shape usually means it's the word. So cup. Or I don't know what it is in Indonesian, sorry. The sound is ke-a. dan artinya adalah sesuatu yang memegang air, sesuatu yang memegang sesuatu, jadi ketika Anda melakukan style ABA, Anda hanya melakukan keduanya, Anda hanya, pada dasarnya Anda hanya belajar suara, Anda tidak belajar artinya dan Anda tidak benar-benar membantu dengan bentuknya juga, jadi ketika Anda melakukan gestur seperti ini, ketika Anda melakukan gambar adalah tentang ini, ketika Anda melakukan Apa namanya? Hanya imitasi verbal. Anda hanya melakukan suara. Jadi untuk melakukannya, semua yang perlu Anda lakukan adalah mengajar gestur. Gestur. Oh, maaf, sial. Maaf, teman-teman. Gestur. Tambahkan suara. Dan tambahkan gambar atau hal asli. Dan Anda memiliki semua tiga. Dan kemudian, sehingga anak-anak akan belajar lebih cepat. Maaf dari diagram yang sangat menjijikkan saya. Ada yang ingin menerjemahkan untuk itu?
Tidak, tidak, tidak.
Bagus, selanjutnya, Jay.
Selanjutnya. Beri saya sedikit.
Waktu. Saya melihat banyak pertanyaan. Ya.
Oke, ada.
Satu. Ya.
Jadi, anak.
Saya.
Berusia tujuh tahun. Dan sekarang dia bisa berbicara dan berkomunikasi dengan kebutuhannya. Tapi cara dia berkomunikasi tentang... Oke. Apa yang terjadi? Oke, jadi... Dua cara berkomunikasi itu sangat bagus. Seperti bagaimana menanyakan sesuatu dan menjawab sesuatu. Jadi bagaimana untuk... Bagaimana untuk meningkatkan komunikasi.
Oke. Tunggu sebentar, yang ini ada di Bahasa, bukan? Ya. Oke, jadi aku pikir Feby akan membantu aku di sini. Dia akan membantu aku untuk menerjemahkan, oke? Maaf, jadi berapa umur anaknya lagi? Maaf. 7. Oke, 7 tahun, kan? Oke.
Halo, aku seorang guru shadow. Dan aku memiliki... Student with Down Syndrome, 7 years old. This kid that I'm handling, is that.
The question? No, no, no. No? No, I've told you, coach me, the.
Questions. Yeah, I meant, Feby, to translate what I said. Oh, okay. Oh, okay. Cool. Yeah, sorry about that. Okay, so how old was the kid again, Jay? 7 years old. Okay, so... 8 years.
Old. Ketika.
Anak Anda mencoba berusaha untuk berbicara dengan Anda dan Anda menginginkan mereka untuk berbicara, dua hal yang selalu hilang adalah.
Yang.
Hilang adalah konteksnya, dan konteks artinya adalah hal yang ingin Anda bicarakan dengan mereka. Bisa jadi itu seperti sebuah game yang dilakukan bersama-sama. Jika anak Anda sudah berusia tujuh tahun, mungkin yang bisa dilakukan adalah dengan mengajarkan mereka untuk bermain permainan sebuah permainan papan.
Bersama-Sama, contohnya misalnya ular tangga. Dan itu.
Akan memberikan alasan kepada mereka untuk menjawab pertanyaan Anda. Contohnya ketika Anda.
Bermain ular tangga. Kamu.
Bisa bertanya kepada anak Anda, giliran siapa sekarang? Tadi berapa langkah yang sudah kita jalankan? Dan terakhir, ketika mereka sudah memahami konteksnya.
Dan memahami peraturannya, dan yang perlu Anda.
Lakukan adalah berbuat sesuatu yang salah. Dan anak Anda akan mulai berbicara memprotesnya. Dan mungkin dia akan berbicara, tidak, ibu melakukan hal yang salah. Bukan begitu, bukan begitu. Dan mungkin ketika berbicara kurang sempurna. Dan disitulah waktu dimana Anda perlu mengajarkan mereka. Hal lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengajarkan menggunakan buku cerita. Anda perlu mengerti bahwa anak-anak baru mau berbicara seperti kita berbicara. Ketika kemampuan bahasanya mencapai tingkat yang lebih baik. Jadi pikirkan tentang 4 hal yang perlu.
Kita lakukan. So, think about what you can... Sorry, sorry. Keep on going. Pikirkan tentang.
Empat hal yang perlu Anda penuhi. Satu, kemampuan berbicara, kemampuan bahasa, keahlian bermain.
Dan keahlian sosial. So, you need to think about what you can teach in terms of play skills to help them learn more language.
Skills. Anda perlu berpikir tentang apa yang harus Anda lakukan untuk meningkatkan kemampuan bahasanya. Okay.
Cool. That's it? Itu saja. J, silahkan jawab pertanyaan berikutnya dan beritahu saya jika itu bahasa Indo atau Bahasa Inggris juga. Jadi Febby bisa bersiap-siap. Bahasa Inggris. Oke.
Oke. Jadi anak saya berusia empat tahun dan telah menuju ke terapi seperti terapi kecepatan, terapi okupasional, dan juga terapi fisio. Jadi selama hampir dua tahun, terapi kecepatan baru dimulai beberapa bulan yang lalu. Sekarang dia bisa berbicara hanya beberapa sylaba dan atau awalnya, tetapi bisa menggunakan gestur. Kita bisa berkomunikasi dengan baik dengan dia secara non-verbal. Ya, serta memperbaiki kemampuan verbalnya seperti when he wants something he has to say that he wants it even it's only the syllables usually he pick or point the things and use sound eh eh eh so which way is better to do considering to my child situation should we continue to teach him verbal or enhance his non-verbal skill I think in.
General this is not a verbal or non-verbal problem. It's a language problem. I think that's one of the things you have to keep in mind. How many different gestures does he know? Is it only pointing? Then probably you need to use and teach more different gestures just to make him know what kind of words there are. So if everything is eh eh eh, it's impossible for you to distinguish, melihat kata-kata yang berbeda yang sebenarnya dia tahu. Satu-satunya cara selain kemampuan berbicara, yang jelas dia hanya bisa berkata, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh, eh Biasanya dia akan bergerak seperti ini, kan? Karena itu adalah suara yang sama. Itu disebut suara suara suara. Jadi ketika kamu mendengar anak bergerak seperti ini, itu berarti kemampuan suara mereka tidak terlalu baik. Oleh itu, dengan kemampuan suara dia, kita tidak bisa tahu jika dia mengetahui kata-kata lain. Itulah kenapa kita mengajar gestur, kan? Itulah pertama, mengajar gestur. Kedua, kamu harus memberitahu terapi atau dirimu untuk duduk di bawah dan mencoba suara lain dan lihat apakah dia memiliki hal lain. Ini tidak perlu mengenai bahasa. Ini hanya menunggu dia dengan hadiah. Seperti, lihat, kamu ingin ini? Baiklah, dengarkan. Bisa kamu berteriak seperti itu? Atau hanya mengikuti bentuk mulut untuk melihat di mana kemampuan ucapan. Jadi ada dua bagian. Bahasa, kemampuan ucapan, mengajar lebih banyak gestur. Kemampuan ucapan ucapan, coba dan lihat berapa banyak bahasa yang bisa kamu imitasi dengan benar. Jika kamu tidak bisa melakukan bahasa, mulai dengan bentuk mulut. Seperti, ini hanya. Oke? Oke.
So now it's in Bahasa.
Okay. Okay.
Yes. Get ready, please. All right. So this is what a parent asks. If my child is now still doing the hum, can she or he speak.
In the future? What is, what is humming? Okay. Jadi jika.
Yang terjadi adalah anak anda hanya melakukan humming atau menggunakan hadiah untuk berusaha menggoda dia untuk berusaha membuat dia.
Agar ingin berbicara itu lah.
Pentingnya menggunakan hadiah level yang paling bawah yang dilakukan.
Adalah humming so to get him or her out of that base level you have to have a high salary Untuk.
Membuat dia bisa keluar dari level itu dan meningkat, Anda perlu memberikan imbalan besar.
Itulah jawabannya. Alright, so I think some.
Of you guys are putting your hands up. If you could kindly just write questions and Jay will help out to screen out the questions. Alright, Jay, you have the next one?
Oh ya, tapi karena waktunya, mungkin berapa banyak pertanyaan yang ingin kamu jawab lagi? Kita lakukan tiga lagi. Oke, tiga lagi, oke. Sekarang, yang selanjutnya. Anak perempuan saya berusia 2 tahun, disangka terlambat di Spitz. Jadi saya datang ke terapi Spitz. Dia sebenarnya bisa mengikuti arahan dan suara langsung. Therapist said that probably she is confused with language, since at home we talk in Indonesia, talk in Bahasa, but I read story in English. All right. So, um, I saw Tennessee, she follow, where it's easier to say susu, but instead of milk. But she choose to say car instead of mobile. All right. All right. dan suhu daripada sepatu, jadi mana suatu bahasa yang harus saya pilih? iya, jika.
Anda harus pilih bahasa ibu Anda, Jay mengatakan benar. Tetapi pada saat yang sama, saya tidak memikirkan Anda harus memilih, saya pikir ahli terapi yang mengatakan bahwa itu keliru, sebenarnya tidak. Maksud saya, jika dia keliru, Dia tidak bisa memilih yang tepat, yang lebih mudah untuk dikatakan. Jika dia tidak mengetahui, dia tidak akan bisa memilih. Itulah poin saya. Jadi, dia jelas mengetahui kedua-duanya, dia mendengar kedua-duanya, dan dia lebih nyaman dengan mengatakan yang lebih mudah. Anda tahu apa yang saya maksudkan? Jadi, jangan khawatir. Jangan khawatir mengenai keliru. Dia jelas sudah terlalu di belakang, karena terlalu banyak yang menggunakan kata-kata kata-kata seperti, ibu makan, ayah memasak, atau makan kacang, atau minum susu, dan dia sudah menggunakan dan mengkopi kata-kata. Jadi, itu bukan masalah besar bagi saya. Paling tidak, saya pikir dia akan mengambil waktu sekitar 6 bulan jika saya melihat anak ini. Dan dia bisa memilih antara dua bahasa dan mengatakan kata-kata yang lebih mudah. So, I think you need to just keep on doing what we're doing here. Teach her more gestures, teach her more verbs, teach her storybooks. Just tell her and describe to her at her language level, which is around one to two words. And I'm sure that it will make a big difference. Alright guys, two more. I'm sorry, I cannot answer more tonight because it's getting late. Yes, Jay? Can we continue, please? Yes.
Okay.
Is there any standard or checklist about the ability to speech based on the age? Hence, it's easier for parents to analyze the speech delay at first. Sorry, I.
Missed the first part. Is.
There a what? Is there any standard atau checklist tentang kemampuan untuk berbicara berdasarkan umur. Apakah ini bahasa Inggris? Bahasa Inggris. Oke.
Oke, maka saya akan berbicara bahasa Inggris. Maaf, teman-teman. Jadi, pertama-tama, peraturan ini harus berbeda untuk semua negara berbeda. Ada perbedaan sedikit di mana-mana. Tapi jika kita berbicara tentang kita secara umum, sangat umum, . . . . . . Eat apple, drink water, whatever. At three years old, the child should be using three word phrases like daddy, kick, ball. Doesn't need to be grammatically totally correct. But at least three word phrases and be able to answer who and where questions. Such as, who is wearing a shirt? Dimana mikrofonnya? Di sini. Jadi mereka bisa menjawab itu. Ketika mereka berumur 4 tahun, anaknya seharusnya menjawab pertanyaan kenapa. Kenapa mereka memakai nekrofon? Karena terlalu gelap. Kenapa meja kering? Karena seseorang mencuci air. Pertanyaan jenis ini. Dan juga, mereka seharusnya berbicara dalam 3-4 kata. dan pada umur 5 tahun adalah saat bahasa mereka hampir sebagus orang dewasa. Pada umur 5-6 tahun. Mereka bisa menjawab dan menjelaskan dan juga menceritakan cerita. Pada umur 5 tahun, mereka seharusnya berbahasa fluent. Mereka seharusnya bisa berbicara dan tidak bisa dihentikan. Jadi, itu adalah mengenai peraturan yang saya akan memberikan kepada ibu bapa. Baiklah.
Yang.
Terakhir, bukan?
Oke, jadi yang ini dalam bahasa, kita siap-siap. Oke. Jadi, anak saya berusia 5 tahun. Pada umur 2 tahun, dia atau dia dikenal dengan kesejahteraan bahasa ekspresif. Oke, jadi kami melakukan terapi terbang, terapi berbicara. Dia bisa berbicara, tapi anaknya tidak fokus dan belum bisa ceritakan cerita panjang tentang kehidupan sehari-hari di sekolah. Mereka juga kurang menikmati. dari yang.
Anda jelaskan.
Tidak cukup informasi yang bisa dipakai.
Tapi saya bisa pastikan jika.
Seorang anak berumur lima tahun dan bisa berbicara tapi tidak bisa menjelaskan. Berarti kemampuan bahasa ekspresifnya lemah. Untuk.
Mengatasi masalah ini Anda tidak perlu diagnosa lainnya. Anda.
Bisa melihat ini dari anak-anak yang bisa mencapai level lebih baik atau kondisi lebih baik dalam hal gangguan bahasa. Jadi.
Saya akan mengatakan bahwa, ya, Anda membutuhkan sejenis terapi berbicara atau sejenis, bahkan terapi ABA akan melakukannya. Jadi.
Yang Anda butuhkan adalah terapi swicara atau terapi lainnya, mungkin juga terapi ABA juga. Biasanya kasus seperti ini kita anggap cukup ringan. yang biasanya kita lakukan untuk kasus-kasus seperti ini adalah menyuruh anak untuk berlatih melatih anak.
Untuk bercerita dan juga untuk berlatih.
Menjelaskan sesuatu di dalam tempat bermain game dan.
Untuk skill 5 motor Anda harus mencari.
Anda perlu mencari jawaban dari profesional dan.
Saya bukan salah satunya. Jadi saya tidak bisa memberikan saran kepada Anda tentang itu. Tapi kekhawatiran saya adalah apakah kemampuan membacanya cukup baik? karena sebentar lagi memasuki usia sekolah dasar. Saya akan melakukan usaha terbaik saya untuk kemampuannya dalam bercerita, dalam membaca, dan juga dalam menjelaskan hal-hal tertentu dengan baik. That's.
My answer, thank you. Itulah.
Jawaban saya.
Alright.
So that's the end of this session. I guess before we go, I would say some parting thoughts. Akhir.
Dari sesi kita, terima kasih Sebelum kita mengakhiri, mungkin saya akan menyampaikan satu-satu bagi penonton. Hal.
Pertama tentang mengajarkan seorang anak adalah adalah melakukan sesuatu. Anda.
Tidak peduli apapun diagnosanya. permasalahannya tidak akan membaik dengan sendirinya. Saya pikir banyak anak yang harus pergi ke terapis, semuanya berterima kasih kepada ibunya. Dan beberapa dari mereka juga berterima kasih kepada ayahnya. Hanya.
Sedikit dari mereka yang berterimakasih kepada terapisnya. Kebanyakan.
Yang berterimakasih kepada saya adalah ibunya. Dan ayahnya tidak suka kepada saya karena saya membuat mereka mengeluarkan uang. Jadi.
Pada akhirnya, jika Anda adalah orang yang bisa melakukan sesuatu tentang kehidupan anak. Pada.
Akhirnya, Anda lah orang yang dapat melakukan.
Sesuatu tentang masa depan atau takdir dari anak Anda. Saya.
Harap sesi barusan menjadi sesuatu yang cukup baik dan berguna bagi Anda untuk menyadari hal tersebut. Dan sekarang Anda pasti juga sudah sadar bahwa.
Anda tidak sendiri. Karena kita dalam Zoom ini ada sekitar 300 orang.
Saya.
Harap saya dapat membantu Anda lebih banyak lagi kemudian hari, tapi untuk saat ini cukup sampai di sini. Itu saja yang mau saya sampaikan. Sekarang saya mau bertanya kepada Jay, apakah ada lagi yang mau disampaikan?
No.
Okay, thank you for saying no. That's cool. Alright guys, thank you so much for joining.
And.
I'm gonna leave now. Thank you guys.










