In this Indonesian YouTube monologue, Gobind Vashdev explains that he has gone more than 15 years without using commercial toothpaste. He describes his daily morning oral‑care routine, which begins with an Ayurvedic practice called oil pulling ("oil pooling") using cold‑pressed sesame oil. He swishes 1 teaspoon‑to‑1 tablespoon of the oil for 10‑15 minutes while walking outdoors, grounding himself, and doing breathwork. After spitting the oil (which he advises to discard in the toilet, on the ground, or in a drain—not the sink to avoid clogs), he follows with a sea‑salt mouth rinse and brushes his teeth with a pinch of sea‑salt. Finally, he drinks a glass of water mixed with a pinch of sea‑ or Himalayan salt to replenish electrolytes and minerals, noting that sea‑salt contains about 84 minerals and that mineral deficiency contributes to dehydration. Throughout, he frames oil pulling as an Ayurvedic detox that removes toxins accumulated during sleep and improves oral flora, and he emphasizes the health benefits of mineral‑rich salt intake.
Chapters
Sudah lebih dari 15 tahun saya tidak menggunakan pasta gigi. Dan orang selalu bertanya, apa yang penggantinya kalau nggak pakai pasta gigi? Setiap hari, sebelum saya makan dan minum apapun di pagi hari, saya pakai oil pooling. Apa itu oil pooling? Oil pooling itu... adalah sebuah resep Ayurveda untuk bagaimana membuang sisa-sisa racun dari waktu kita tidur kan tubuh kita melakukan detoksifikasi. Nah, sisa racun itulah yang dilepas oleh oil pooling. Namun, di luar itu dia juga akan membuat gigi kita Flora di gigi kita atau di mulut kita itu menjadi jauh lebih baik. Oil pooling sendiri saya menggunakan minyak wijen. Tapi minyak wijennya itu yang cold press. Sebenarnya kalau Anda tidak mendapatkan minyak wijen bisa juga pakai VCU. Tapi saya lebih suka ini karena dia antibakteri juga dan rasanya lebih enak. Minyak wijen ini apa yang dilakukan? Kita ambil 1 sendok. Ada juga yang 1 sendok makan tergantung dari apakah air liur kita cukup aktif atau tidak. Kalau sandainya aktif, 1 sendok teh cukup. Kemudian kita minum dan kemudian kita kumur-kumur. Kumur-kumur bisa 10 sampai 15 menit. Dan ketika saya kumur-kumur, biasanya saya sambil jalan di luar pagi hari sambil grounding. Sambil kemudian juga latihan nafas butaeku. Jadi dapet 3 in 1 ini. Oil pulling, grounding, dan latihan nafas. Nah setelah 10-15 menit, nah ini dibuang. Nah buangnya tolong jangan di sink atau wastafel karena itu akan membuat tersumbat. Anda bisa buang ke toilet atau Anda bisa buang di... Luar, di mana, di tanah atau di got begitu ya. Dan setelah itu apa yang dilakukan? Ambil garam. Nah, pakai garam laut. Jangan pakai garam yang biasa. Garam laut karena punya banyak mineral. Sedikit, satu jumput. Ambil kruas kumur dengan air. Buang. Atau... Nah, yang saya gunakan adalah... Saya menggunakan sikat gigi. Saya kasih garam dan kemudian saya sikat pakai garam di gigi saya. Setelah itu saya ambil air, kumur-kumur, buang. Nah, setelah itu apa yang saya lakukan? Karena semalaman saya nggak minum air, saya biasanya ambil satu jumput garam. Kemudian saya minum air untuk menambah elektrolit. Karena garam itu mempunyai sekitar 84, garam laut ya, itu mempunyai 84 mineral. Jadi tubuh kita ini sekarang banyak sekali kekurangan mineral. Dan salah satu masalah dehidrasi itu karena kekurangan mineral. Jadi pastikan anda di pagi hari ambil satu jemput garam laut atau garam himalaya juga boleh. Kemudian anda minum air. Salam bahagia dari saya, Gobind Fazdef.