A thin person can still snore if fat accumulates in their tongue and airway instead of their belly. This visceral fat thickens the pharyngeal walls and narrows your airway during sleep. Better breathing techniques can boost metabolism and reduce this hidden fat.
Lupa ada yang bilang, Pak Gubin saya tuh kurus, tapi kenapa saya ngoro? Skinny fat jawabannya.
Oh ada skinny fat? Yes!
Jadi visceral fat yang ada di antara ini.
Organ-organ.
Oke, sekarang saya mau tanya, ketika seseorang itu nambah fatnya, fat yang pertama kali muncul atau tertumpuk dimana? Di perut? Tidak.
Oh bukan. Di mana?
Di lidah.
Di lidah? Lidah ada fatnya? Iya di
belakang itu muncul, itu yang akan tebal duluan. Gak banyak orang tau lagi, iya. Jadi itu visceral fat tuh disana dulu, sehingga ketika kita tidur itu tebal, dia akan jadi ngor.
Nggak sadar, kurus, visral fatnya
itu nempel disitu. Jadi ilmu nafas itu bukan sekedar tarik dan lepas aja, tapi begitu banyak hal dibaliknya. Nah kemudian itu yang kedua ya, kurangin fatnya, caranya macam-macam lah, tapi paling bagus adalah meningkatkan metabolisme dengan nafas yang lebih baik.