Dalam video ini, Gobind Vashdev menjelaskan pendekatan pribadi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dengan menciptakan stres terkontrol melalui rutinitas harian sauna dan paparan es di Finlandia yang bersuhu minus. Ia menekankan perbedaan antara stres berlebihan yang melemahkan tubuh dan stres terkontrol yang memperkuat sistem imun, mengacu pada prinsip hormesis. Vashdev mengutip Wim Hof, "Iceman", yang mampu menahan infeksi E. coli tanpa demam karena tubuhnya terus-menerus dilatih menghadapi stres. Ia menggambarkan tubuh seperti pasukan militer Indonesia: tanpa ancaman, pasukan menganggur, tetapi dengan stres rutin, sistem imun selalu siap menyerang bakteri atau virus. Tujuan utama rutinitas ekstrem ini adalah menjaga kesiapan imun secara berkelanjutan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem, sehingga tubuh tetap fit dan siap menghadapi serangan patogen.
Chapters
Saya berada di Finlandia dan iya, suhunya sudah minus. Tapi setiap hari saya saunat. Kenapa saya kok saunat? Kemudian bermain di salju dan nyeker. Apa sih sebenarnya? Apa yang saya ingin dapatkan? Yaitu saya ingin meningkatkan kekebalan tubuh. Dan cara terbaik menurut saya untuk meningkatkan kekebalan tubuh adalah membuat stres. Loh, kok begitu? Bukannya stres membuat tubuh kita jadi loyo, lemah. Yes, benar banget. Kalau anda stres berlebihan, itu akan membuat tubuh kita loyo dan lemah. Tapi, kalau anda mempunyai stres yang terkontrol, maka itu akan membuat kekebalan tubuh kita menjadi meningkat dan meningkat. Anda mungkin pernah tahu Wim Hof, yang pernah disebut, julukan sebagai Iceman, mempunyai 26 rekor dunia pada saat itu. Salah satu cara kenapa Wim Hof itu bagaimana bisa ketika disuntik E.coli oleh para dokter, tubuhnya tidak panas atau tubuhnya tidak demam. Kenapa bisa seperti itu? Karena setiap hari dia membuat tubuhnya stres dan ketika stres maka apa yang terjadi? Tubuhnya membentuk kebalan tubuh tertentu dan selalu siap. Jadi setiap hari di cuaca yang seperti sekarang ini, saya itu setiap hari Masuk es, kemudian sauna, masuk es, membuat sesuatu yang ekstrim. Tujuannya adalah untuk menciptakan kekebalan tubuh yang terus-terus dipelihara agar tetap bersiap-siap. Sama seperti kalau tubuh kita ini mirip seperti negara kesatuan republik Indonesia. Kalau seandainya tubuh kita ini tidak ada serangan, maka tentara nganggur, nyantai. Tapi kalau selalu diingatkan bahwa ada sesuatu yang bikin stres, ada serangan dari musuh yang tiba-tiba bisa jalan maka pada saat itu sebenarnya tubuh kita sama seperti para tentaranya itu berada di perbatasan sehingga ketika ada musuh atau ketika ada bakteri, virus dan sebagainya itu akan langsung diserbu. So, begitulah cara saya untuk membuat tubuh saya tetap dalam kondisi tetap fit dalam kondisi yang ekstrim seperti sekarang ini bagi orang Indonesia. Saya gazimu wassalam. Salam darah.