Ceritanya Saya Mau Pamer

Gobind Vashdev shows off his manual coffee setup, three Bali beans, plant-based espresso drinks, and homemade vegan yogurt made with ProGertz probiotics. He also uses spent coffee grounds as a body scrub and explains how to build a taste for 100% dark chocolate.
Chapters
bisa gunakan ini untuk scrubbing dan ini bisa dimakan, berarti saya bisa letakkan di tubuh saya jadi ceritanya saya mau pamer nih, tapi pamer apa adanya ya? Jujur review ini ya, jadi saya baru beli mesin kopi dan mesin kopi ini itu cari yang manual dalam arti nggak pakai listrik banyak. Ini kenapa? Ya supaya irit, tapi saya suka sekali dengan cara untuk bagaimana membuat kopinya. Kemudian gridernya keren banget, tapi ini bukan saya beli, saya dikasih ide oleh seorang sahabat yang sangat baik dan mengerti tentang kopi. Terima kasih Pak Leo. Dan beans, nah ini saya ambil dari project. Mereka itu punya 3 beans, Asa, Asi, Asu. Dan ini Asa kemarin saya pergi ke project ini yang di Bali, dan kopinya enak, jadi saya beli beansnya. Nah, tapi lepas dari itu semua, sebenarnya salah satu kenapa saya itu pingin membuat kopi sendiri di rumah, satu adalah saya bisa menggunakan susu nabati. Karena saya vegan, jadi saya susu almond, susu soy, atau oat milk yang saya gunakan. Nah selanjutnya adalah ini. Sisa kopi ini, sisa kopi yang ini, ini tuh bisa digunakan untuk scrubbing tubuh. Jadi kalau misalnya habis mandi, saya kan nggak mandi, nggak pakai sabun, nggak pakai sampul, terkadang bisa digunakan ini untuk scrubbing. Kan ini bisa dimakan, berarti saya bisa letakkan dalam tubuh saya. Nah, itu yang kedua. Nah, kemudian orang tanya, Pak, camilannya apa kalau ngopi? Apakah manis-manis? Enggak, saya biasanya camilan pakai coklat. Nah coklatnya itu yang 100%. Nah coklat 100% ini memang sih kebanyakan orang merasa pahit. Nah caranya adalah supaya dia nggak pahit adalah minum kopi dulu baru ini. Jadi pahit kopi lebih terasa daripada ini kalau kopinya espresso. Tapi yang menarik adalah sekarang itu ada berbagai variang yang pakai chia seed, cashew nut. Ini oke banget. Coklat itu bisa meningkatkan stem cell di dalam tubuh kita kalau seandainya Anda tidak terbiasa dengan 100 persen. Caranya adalah gunakan 60 persen, kemudian setelah beberapa lama naik 70, 80, dan 90. Ini yang saya juga mau sampaikan, ini adalah inkubator. Bukan inkubator doang. tapi inkubator ini adalah untuk membuat yogurt. Nah, karena saya adalah vegan, yogurtnya itu dari soy milk atau kelapa. Yogurt yang saya buat ini, itu dari probiotik. Nah, probiotik ini adalah salah satu, boleh dibilang, ini yang paling saya percaya, karena probiotiknya dari manusia. Jadi, Active Human Probiotic Isolate, namanya ProGertz. Sayangnya produk ini nggak ada di Indonesia, dan ini mempunyai 1 triliun bakteri. Nah, ini hasilnya, Jadinya kurang lebih seperti ini, dimana ini rasanya enak banget. Saya menggunakan susu soy yang kali ini. Itu adalah yang saya lakukan. Jadi saya minum yoghurt, ini camilannya, cokelat, kemudian kopi saya buat sendiri. Paling sering sih espresso, tapi terkadang saya menggunakan susu nabati untuk latte-nya. Oke? Itu pamer hari ini dari saya. Salam bagi dari saya, Gobien Fasih.











