The video is an Indonesian narration of a parable from the book Happiness Insight. It tells the story of a small fish that repeatedly asks other fish where the sea is, receiving unsatisfying answers that the sea is “right here.” Unsatisfied, the fish seeks the oldest fish, who tells it that to know the sea it must keep swimming upward without stopping, driven by a strong desire. The fish ascends, feeling fatigue, seeing brighter light, and eventually perceives a vast blue expanse – the sea – symbolizing enlightenment. The narrator emphasizes that the difference between enlightened and unenlightened people lies in consciousness, not in outward actions, and invites viewers to read the full story in Happiness Insight via a link in the caption.
Chapters
Ini adalah sebuah cerita yang favorit dari diri saya di buku Happiness Insight cukup dalam. Maknanya dalam sekali. Sedalam lautan di mana cerita ini berada.
Yaitu tentang seekor ikan kecil yang berenang di lautan. Dan kemudian dia bertanya pada ikan-ikan di sekitarnya. Dia tanya, di mana laut itu?
Kemudian ikan-ikan yang lainnya, ya inilah laut.
No, tapi di mana laut itu?
Kemudian dia nggak mendapatkan jawaban yang memuaskan, kemudian dia tanya kepada mereka yang lebih
tua, mungkin bapak ibunya, atau orang-orang yang
lebih tua, dimana kan laut itu?
Jawabannya juga sama, bahwa inilah laut ini kamu berada, tapi dimana? Iya kan, itu batu ini, tapi laut itu dimana?
Inilah laut. Tetap dia merasa bahwa, mana ini laut?
Akhirnya dia mencari terus, mencari terus, mencari
terus, dan tidak menemukan jawaban.
Dan sampai akhirnya, Seseorang berkata, kalau kamu ingin mengetahui laut, kamu tanya sama ikan
yang paling tua yang ada di situ.
Oke.
Kemudian dia bertanya.
Kemudian, si ikan yang paling tua itu
mengatakan bahwa kalau kamu mau tahu laut, gampang. Syaratnya adalah kamu harus pergi ke atas.
Sampai ke atas.
Sampai ke atas.
Pokoknya tidak ada Jalan lain, kamu harus
ke atas, ke atas, dan ke atas terus.
Tidak boleh berhenti. Oke?
Baik.
Karena didorong oleh keinginan yang sangat-sangat kuat. Itu ikan kecil itu mulai naik ke atas.
Naik ke atas.
Dia udah mulai capek, tapi dia terus naik ke atas. Naik ke atas.
Terus, terus, terus, terus.
Dia melihat cahaya yang lebih terang. Di belakang atas.
Dia bilang, oh itukah laut? Itukah laut?
Itukah laut?
Dia terus, terus, terus, terus.
Sampai titik tertutup.
Ikan itu merasakan sesuatu yang berbeda.
Dia merasakan badannya kering. Dia melihat sebuah hamparan yang luar biasa warna biru. Dia melihat sesuatu yang terang sekali di atas.
Hanya beberapa detik saja.
Kemudian ikan itu masuk lagi. Dan disitulah ia mengetahui untuk pertama kali dimana laut itu berada. Inilah kisah tentang pencerahan. Orang-orang tercerahkan dan orang-orang seperti yang tidak tercerahkan, sama aja.
Tindakannya semuanya sama.
Tapi yang membedakan adalah sebuah kesadaran. Kesadaran yang ada di dalam dirinya. So, itulah cerita yang menurut saya sangat
luar biasa yang maknanya kita perlu untuk
dali lebih dalam dan renungkan. dan selengkapnya Anda bisa baca di Happiness Insight.
Baca caption, klik link yang ada di
bawah untuk mendapatkan buku Happiness Insight. Salam bagi dari saya, Gopin Vasdeh.