In this YouTube monologue, speaker Dobby Fasya, speaking from Yogyakarta, shares practical, environmentally‑friendly laundry habits inspired by Pak Gobind. She explains that at home she can use lerak (clay) but notes it can tint white clothes brown, so she adds sodium percarbonate – a biodegradable salt – to keep fabrics bright while protecting soil and plants. She recommends seeking biodegradable, fragrance‑free detergents that do not harm the environment. When using public laundries (which she frequents due to a 50 % on‑the‑road lifestyle), she asks the staff to avoid scented additives, brings her own detergent in a reusable bag, and refuses plastic packaging, thereby keeping the washing process eco‑conscious even away from home. The talk concludes with a friendly sign‑off and a reference to catching a train at noon.
Chapters
Seperti biasa, nggak usah pakai pengharum dan sebagainya, dan nanti kalau sudah selesai diletakkan masuk sini, jadi nggak usah pakai plastik. jam 12 siang dan nyeker sekarang ada di Jogja dan banyak yang bertanya, Pak Gobind laundrinya bagaimana kalau mencuci baju? oke, kalau di rumah itu saya bisa pakai lerak untuk mencuci baju, cuma lerak itu punya Masalah itu baju putih menjadi agak coklat. Jadi, apa yang dilakukan adalah Anda bisa tambahkan sodium percarbonate. Dia adalah sejenis garam yang biodegradable. Artinya bahwa kalau pun dibuang airnya ke tanah, dia tidak menyebabkan kerusakan pada tanah atau tumbuhan yang ada. Kalau enggak, Anda bisa pukit garam. Bisa juga, sekarang itu banyak detergen-detergen yang sangat biodegradable itu sendiri. Yaitu tidak merusak tanah dan tumbuhan yang ada. Jadi cari aja yang tapakan detergen seperti itu. Nah bagaimana kalau ke laundry? Ya, saya kan hidupnya boleh dibilang 50% di jalan ya, bukan di rumah ya. Sehingga saya biasa ke laundry. Nah ini sekarang saya lagi ke laundry. Nah, apa yang harus, yang saya lakukan adalah, ya mau nggak mau mereka cuma punya detergen biasa. Saya bilang, oke pakai detergen biasa, tapi, tapi jangan pakai pengharum dan sejenisnya, dan satu hal lagi, masukkan ke tas yang sama. Jadi waktu saya ngambil, saya mengambil dengan tas yang sama, jadi nggak pakai plastik. Kalau seandainya ada kesempatan, saya bawa detergen sendiri, kemudian memberikan kepada mereka. dan kemudian mereka mencuci dengan detergen yang saya bawa. Tapi bukan detergen namanya sih. Ya detergen, tapi gimana ya namanya? Ya tidak ada busanya gitu. Atau boleh dibilang ya sangat alami begitu. Jadi itu yang saya lakukan ketika saya pergi ke laundry atau mencuci baju. Salam sejahtera dari saya, Dobby Fasya. Yogyakarta. Naik kereta jam 12.00, lihat tuh bayangannya. Ya kan, jam 12.00.