Natural itu Dekat Dengan Kata Netral

Gobin Fasyaf argues that "natural" is neutral, not extreme. He contrasts today's elaborate personal-care routines with bathing in water alone, common 30-40 years ago. The industry's hormone-disrupting chemicals have normalized excess as normal, making simple water bathing seem radical.
Chapters
Pak Gobind itu orangnya ekstrim banget ya. Natural ya natural, Pak. Tapi masa saya ekstrim itu sih. Kata seseorang ketika saya menjaga stun wisdom shock beberapa tahun lalu. Saya mengatakan bahwa natural itu dekat dengan kata-kata netral. Dan kita sebagian besar orang di dunia ini sudah dalam tahapan yang ekstrim sebenarnya. Tapi kita... Nggak berpikir, itu karena semua orang melakukan hal yang sama. Tapi kalau dibandingkan dengan 30-40 tahun lalu atau beratusan tahun lalu, maka apa yang kita lakukan sekarang ini sangat-sangat ekstrim. Coba bayangkan dulu orang mandi ya cuma pakai air saja, tapi kemudian muncul sabun. Sabunnya satu jenis saja. Tapi sekarang namanya sabun itu ada ber... bagai jenis sabun tangan, sabun muka, sabun badan, conditioner, tonic, serum lah. Belum lagi pelembut, pewangi, dan begitu banyak kimia yang kita taburkan di tubuh kita yang terserap oleh kulit kita dan juga terserap oleh tanah dan merusak lingkungan. Dan itu akan merusak hormon yang ada di dalam diri kita dan kita bisa lihat bahwa masalah-masalah hormonal di sekarang ini sudah sangat-sangat parah. Tapi kan kita gak mempertanyakan itu semua. Karena bapak kita pakai sabun, ibu kita pakai sabun, dan ketika kita lahir kita melihat semuanya pakai sabun dan berpikir bahwa kita memang harus pakai itu. Sementara tubuh kita sebenarnya punya kemampuan untuk menyembuhkan atau membersihkan dirinya sendiri. So, sebenarnya siapa yang ekstrim sih kalau kita membawa begitu banyak perawatan yang sabun, sampo, toner, dan macam-macam itu, itu dikatakan normal. Sementara kalau saya bilang, eh mandi itu pakai air aja, dikatakan ribet. Ini menarik sekali sih. Jadi, sebenarnya yang ekstrim itu siapa? Mungkin ya, para industri-industri itu sudah mendoktrin generasi sebelumnya, sehingga generasi sekarang tidak berpikir lagi untuk memikirkan bahwa ini perlu atau enggak. Jadi seolah-olah memang sudah tertanam, memang hidup memang harus begitu. Dan ini akan semakin hari, semakin banyak tuntutan dan penghasilan-penghasilan kita akan habis oleh hal-hal yang sebenarnya enggak perlu-perlu banget. Oke? So, itu jawaban saya ketika ada orang mengatakan apakah saya ini ekstrim atau tidak. Saya Gobin Fasyaf. Salam bahagia.











