Gobind Vashdev explains how slowing your breath can calm your nervous system and help you handle extreme heat up to 40 degrees. He describes a one-month training program called U-P-O that teaches slow breathing techniques, which your brain can learn to do automatically once it gets used to the pattern.
Chapters
Banyak yang tanya tentang bagaimana saya bernafas ketika mandi di ARS. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah ketika menghadapi musim panas seperti sekarang ini, nyeker, kemudian kena matahari yang 40 derajat begitu, apa yang harus dilakukan? Nafas yang seperti apa? Pada prinsipnya adalah sama. Ketika kita bisa menguasai nafas, kita akan bisa menguasai dingin atau panas itu sendiri. Kuncinya adalah sistem syaraf kita harus relax. Jangan panik. Nah bagaimana caranya membuat sistem syaraf relax? Adalah kita perlu untuk membuat nafas kita melambat. Artinya kita lambatkan. Nah, tapi pertanyaannya kan begini, Pak, itu kan nafas kan nggak bisa diatur, gimana bisa lambat gitu. Apa selalu diingat harus lambat? Tidak. Sebenarnya kita bisa memprogram otak kita. Ketika kita bisa memprogram kurang lebih satu bulan saja, Maka apa yang terjadi? Maka otak kita akan memerintahkan tubuh kita untuk bernafas lambat. Artinya bahwa tubuh akan mengatakan bahwa, oh ini adalah kondisi yang sangat tenang, baik-baik aja. Terbukti nafas kamu lambat. Jadi sistem syarafnya pun tenang. Otomatis kalau nggak panik, maka namanya panas atau dingin itu jauh lebih gampang terkendali daripada ketika kita panik. So, kuncinya adalah nafas yang lambat tersebut. Namun kalau Anda benar-benar ingin, memuasai nafas, ya kita perlu memprogram nafas kita menjadi lambat. Dan bagaimana cara memprogramnya? Satu pelatihan, yaitu namanya U-P-O. Oke? Anda ikut, Anda belajar satu bulan, dan Anda bisa rasakan manfaatnya yang luar biasa. Salam bahagia dari saya, Robin Vaste.