Govind Pasek argues Indonesia needs a simple nutrition labeling system like Europe's Nutri-Score, which rates foods A to E instead of forcing consumers to decode chemical compositions. He shows how olive oil and hummus look healthy but hide high sugar and fat, and calls for an official body to scientifically assess food health, not just halal status.
Chapters
Bukan hanya mengatakan makanan ini halal atau tidak, tapi makanan ini cukup sehat atau tidak. Kita semua ingin sehat, tapi sekarang kita punya masalah bagaimana cara untuk memilih makanan yang benar-benar sehat untuk diri kita. Sementara kita lihat kalau di supermarket seperti ini, itu begitu banyak makanan yang komposisinya. Itu bingung kita untuk mengerti. Kita harus jadi ahli kimia dulu untuk mengerti komposisi makanan tersebut. Nah kalau dulu itu kan gampang ya, kalau kita lihat makanan ya tepung, singkong, atau garam, gula, kita mengerti sekarang itu benar-benar kacau deh. Nah yang menarik adalah di Eropa itu Semua, hampir semua sih, yaitu makanan-makanan ini mempunyai Nutri-Score. A, B, C, D, E. A, B itu bagus. C itu ya mending. Tapi kalau D atau E itu ya kurang bagus. Apakah kadar gulanya tinggi atau kadar lemaknya? Mereka punya standar oleh sebuah institusi resmi yang terpercaya untuk bisa menilai makanan ini baik atau tidak. Sehingga kita cukup untuk menilai Nutri-Score-nya tersebut. Yang menarik adalah saya yang banyak belajar tentang makanan sehat. Susah sekali untuk mengerti makanan ini. Saya pikir sehat, tapi skornya itu malah D atau E, seperti olive ini atau yang daitun. Ini kelihatannya oke, bagus. Tapi kan ada bumbunya, mungkin ada pengawetnya, atau ada gulanya, yang kita nggak mungkin baca setiap benda yang kita beli, nah dari Nutriscore ini bisa kelihatan bahkan seperti contoh ini, hummus ya hummus ini ada yang A dan C loh, padahal kelihatannya sama tapi ketika kita lihat di komposisi belakangnya, ternyata mereka berbeda Jadi dengan cara seperti ini, kita akan jauh lebih gampang untuk menentukan apakah makanan tersebut baik atau tidak. Saya berharap di Indonesia juga ada sebuah lembaga resmi, bukan hanya mengatakan makanan ini halal atau tidak, tapi makanan ini cukup sehat atau tidak untuk dikonsumsi. Namun, saya berharap sebuah lembaga tersebut adalah lembaga yang sangat terpercaya dan sehingga masyarakat menjadi jauh lebih sehat. Oke, so silahkan diedarkan video ini sehingga sampai ke petinggi-petinggi itu sehingga lebih banyak orang yang sadar dan kemudian mendorong agar kita juga melakukan hal yang sama seperti negara-negara maju. Salam bahagia dari saya, Govind Pasek.