Selalu Bernapaslah Dengan Hidung

Gobind Vashdev says always breathe through your nose. About 25 to 50 percent of people mouth-breathe while awake, rising to 70 percent during sleep. Mouth breathing cuts oxygen intake by up to 20 percent, while nasal breathing improves oxygenation and health.
Pak Gobind sendiri ada nggak sih yang bisa di-share kayak trik-triknya gitu Pak? Mungkin buat biar kita bisa lebih relax lagi, lebih tenang lagi dengan pernafasan.
Yang paling pertama dan mungkin ini yang paling penting diantara semua hal yang ada gitu tentang pernafasan, ini adalah sangat simple yaitu Kalaupun harus lupa semua pelajaran atau podcast hari ini, selalu ingatlah satu ini, yaitu selalu dan selalu dan selalu bernafaslah dengan hidung. Selalu. Itu basic yang paling penting. Kenapa? Bukannya kita semua bernafas dengan hidung. Mungkin pertanyaannya begitu. Tapi penelitian mengatakan 25-50% orang sekarang dalam skala rendah sampai akut itu bernafas menggunakan mulut. Bahkan ketika tidur, angka ini naik sampai 70%. Jadi semakin hari, semakin banyak orang itu melakukan mouth breathing. Dan ketika kita melakukan bernafas dengan mulut, maka apa yang terjadi? Intake oksigen di dalam tubuh kita itu akan berkurang sampai 20%. Tapi kemudian kalau kita bernafas dengan hidung, itu akan membuat kita menjadi lebih oke. Yang kedua caranya adalah lambatkan nafas. Tapi bukan yang banyak, normal aja.
Banyakannya kan orang seperti itu kan ya. Tapi
ya normal aja tapi lebih lambat. Jadi volumenya jangan ditambah. Kemudian gunakan diafragma. Artinya bahwa ketika kita narik nafas perutnya mengembang. Nah ketika kita menggunakan nafas banyak orang yang... Dadanya yang naik turun, naik turun seperti itu. Nah ini adalah shallow breathing. Kalau deep breathing adalah kita menggunakan diakfragma, kita mengaktifkan otot diakfragma. Dan otot diakfragma ini kalau aktif, maka dia akan mempunyai kestabilan tubuh yang lebih bagus, dia akan memijat organ-organnya. Kemudian dia juga sebagai meluruskan tulang belakang kita gitu ya. Kalau punya skoleosis atau saraf kejepit itu akan sangat terbantu. Dan satu hal lagi bahwa diakfragma kita kalau dia berfungsi bagus, dia menjadi pompa untuk kelenjar kita bening, untuk melepaskan racun dalam tubuh kita. Jadi banyak sekali sih.











