Selamat Indonesia Peringkat Satu

Kobin Fast argues Indonesia's health crisis stems from modern lifestyle choices, not rice. Indonesians average 3,500 daily steps and rank 5th globally in diabetes. He recommends drinking plain water, managing stress through nasal breathing to lower cravings, and avoiding ultra-processed foods.
Chapters
Yay, Indonesia mendapatkan prestasi luar biasa dan tingkatnya dunia. Ini bukan masalah korupsi. Kalau korupsi kan kita udah tahu lah. Tapi ini masalah gaya hidup. Kita itu nomor 1 dalam manusia yang paling males bergerak di dunia. Dannya 3500 langkah. Kita juga nomor 1 dalam pengkonsumsi mikroplastik dan nanoplastik di dunia. Kemudian kita nomor 5 dalam angka diabetes dunia. dan kali ini saya baca baru-baru ini adalah sebuah prestasi kita nomor 10 Extreme Obesity Manusia Indonesia masuk 10 besar orang-orang yang paling gemuk atau mempunyai obesitas. Dan ini menyedihkan sekali. Karena waktu saya kecil, teman-teman semua itu kurus. Kalau ada 1-2 anak yang gemuk, maka anak itu biasanya dibully. Tapi sekarang yang terjadi sebaliknya, bahwa anak-anak yang kurus lah yang dibully. Ini sangat menyedihkan. Nah, terus orang menyalahkan bahwa, oh iya karena kita makan nasi, Pak. ingat ya bahwa ada sebuah negara mempunyai obesitas yang paling rendah di dunia yaitu tetangga kita yaitu Vietnam dan apa yang terjadi? mereka juga makan nasi jangan salahkan nasinya tapi saya mengatakan bahwa ini kesadaran kita semua yang harus ditingkatkan selain juga bahwa produsen-produsen itu juga membombardir kita dengan makanan ultra processing food yang penuh dengan gula dan juga menurut saya juga pemerintah yang setengah-setengah dalam memerangin si gula tersebut. Tidak seperti Singapura yang benar-benar perang terhadap gula. Dan Anda lihat hasilnya.
Lalu, apa yang harus dilakukan Pak? Jangan kasih masalah terus, tapi kasih solusi.
Eh, semua dari konten saya itu pasti menghadirkan solusi-solusinya. Nah, solusinya ini, apakah Anda mau melakukan atau tidak? Memang agak sedikit ribet, tapi semua konten saya memang bukan untuk orang yang mau gampang aja. Kalau mau gampang, skip aja. Oke. Apakah Anda mau bertumbuh dengan saya untuk melakukan hal-hal ini? Ayo mari kita bertubuh, belajar bersama. Nah, apa yang kita bisa lakukan untuk mengurangi kalori intake atau makanan-makanan kita? Yang pertama adalah ingat bahwa ketika Anda lapar, belum tentu Anda lapar itu artinya perlu makan. Tapi bisa jadi kita haus atau tubuhnya dehidrasi. Kenapa bisa seperti itu? Yes, signal Haus itu muncul dalam bentuk rasa lapar. Kenapa begitu? Karena selama ratusan ribu tahun, nenek moyan kita itu ketika dia haus, dia nggak mencari air. Karena sumber air itu kan nggak selalu tersedia seperti kita. Mereka juga tidak membawa tumbler kemana-mana. Tapi apa yang terjadi? Ketika dia haus, dia mencari makanan yang mempunyai kadar air yang tinggi. Nah, itu terekam di dalam diri kita. Dan apa yang terjadi ketika kita haus, muncullah seperti rasa lapar. So, artinya apa yang harus kita lakukan adalah pastikan Anda minum air yang cukup. Jangan nunggu kalau haus baru minum. Tapi, pastikan air seni Anda cukup cernih. Kalau Anda minum ketika haus, maka apa yang terjadi itu seperti kalau kita naik mobil, radiator Anda itu lampunya sudah nyala. Sudah parah itu. Jadi, pastikan Anda minum air yang cukup. Yang kedua adalah kita makan seringkali karena stres. Nah ketika kita stres, kita kan nggak nyaman. Nah ketika nggak nyaman, apa yang terjadi? Kita ingin menghilangkan rasa tidak nyaman itu dengan makanan. Dan seringkali makanan-makanan yang manis atau kalorinya tinggi. Jadi, apa yang harus dilakukan? Anda kendalikan stres Anda. Bagaimana cara mengendalikannya? Yaitu lambatkan nafas Anda. Selalu bernafas dengan hidup. Nah, ketika kita bernafas dengan hidup, maka uap air juga akan berkurang sampai 43%. Kita tidak gampang haus. Dan yang kedua adalah, ketika kita bernafas dengan hidup, tubuh kita akan jadi lebih relaks, karena dia mengaktifkan sistem parasympatik atau sistem syaraf parasympatik tersebut. Jadi, tubuhnya lebih relaks. Nah, kalau Anda melambatkan nafas Anda, maka Anda akan bisa bisa menurunkan tingkat stres Anda. Maka itu teman-teman yang belajar Buteko itu untuk menurunkan berat badan atau mengurangi porsi makannya itu sangat-sangat gampang. Karena ketika kita mengatur nafas kita, kita akan juga mengatur pH dalam tubuh kita, kita juga mengatur sistem syaraf kita, kita mengatur detak jantung kita dan banyak hal lain. Sehingga kita lebih tenang, kita juga menghemat uap air yang keluar dan itu membuat kita jauh lebih tidak craving terhadap makanan-makanan tersebut. Nah, di situ kita bisa pelan-pelan bisa mengurangi intake kalori tersebut dan kemudian membuat tubuh kita menjadi lebih ideal. Pastikan Anda bernafas dengan hidung dan lambatkan nafas Anda. Dan selalu penuhi diri anda dengan air minum. Bukan kopi, bukan teh, tapi air putih. Oke? Salam bagi dari saya, Kobin Fast.











