In this Indonesian self‑care video, Gobind Vashdev (also introduced as Gobind Pasker/Bashef) teaches the "Holding Finger to Manage Emotion" technique, a method for releasing trapped emotions through targeted finger pressure. He explains that the body seeks energetic balance and that the fingers serve as entry and exit points for emotional energy. Researchers have mapped specific emotions to each finger: thumb = sadness, index = fear, middle = anger, ring = anxiety/restlessness, little = shame or low self‑confidence. To practice, one grasps the corresponding finger for 2–3 minutes while breathing and visualizing peace entering on the inhale and the emotion exiting on the exhale, then releases the hand. If the exact emotion is unclear, the practitioner can hold each finger for about two minutes in succession. Repeating the exercise, especially before sleep, is claimed to improve emotional balance and sleep quality. The video concludes with encouragement to try the technique and a friendly sign‑off.
Chapters
Hai, bertemu lagi di Semedi, Seni Merawat Diri, bersama saya Gobind Pasker. Hari ini saya akan berbagi satu teknik yang saya pelajari dari kapasitar internasional yang bernama Holding Finger to Manage Emotion. Teknik ini adalah teknik untuk melepaskan emosi-emosi yang ada di dalam diri kita. Seperti kita tahu bahwa tubuh kita ketika mempunyai emosi, emosi itu akan terkamp atau terbuntal di dalam diri kita. Seperti kita tahu bahwa tubuh kita adalah tubuh yang ingin selalu menyeimbangkan energi dengan melepaskan emosi yang ada di dalam diri kita. Jari-jari kita adalah tempat dimana masuk dan lepasnya energi tersebut. Mungkin Anda pernah memperhatikan bahwa ketika seseorang emosinya lagi tinggi, tangannya bergerak seperti mengukul, atau ketika ada kecemasan dia meremas-remas tangannya, atau memasukkan tangan ke dalam celana, atau memijat-mijatnya. Itu semua adalah mekanisme dari diri kita untuk melepaskan emosi. Nah, para peneliti telah memetakan jalur-jalur emosi yang ada di dalam jari kita. Yang pertama adalah ibu jari yang mewakili emosi kesedihan. Sementara jari telunjuk adalah untuk ketakutan. Marah di jari tengah. dan kecemasan, kegelisahan di jari manis. Rasa malu, rasa tidak percaya diri ada di jari kelingkik. So, bagaimana mempraktekannya? Adalah kita menggenggam masing-masing jari sesuai dengan emosi yang beri kejolak pada saat itu. Contoh, ketika saya sedih, saya menggenggam ibu jari saya sekitar 2-3 menit. Anda boleh menambahkan visualisasi seperti Ketika Anda menarik nafas, Anda membayangkan ada kedamaian masuk ke dalam diri Anda. Sementara ketika Anda melepas nafas, Anda melepaskan semua kesedihan yang ada di dalam diri Anda. Setelah 2-3 menit, Anda bisa menghibaskan kedua tangan Anda. Dan Anda bisa ulangin setelah beberapa saat, mungkin 1 atau 2 jam kemudian. Seandainya perasaan Anda kacau balau dan Anda tidak bisa mengidentifikasi emosi apa yang sedang bergejolak, Anda bisa melakukannya masing-masing jari 2 menit. Ketika Anda melakukan ini sebelum tidur, maka kualitas tidur Anda akan menjadi lebih baik. Ya, itulah teknik Holding Finger to Manage Emotion. Selamat mencoba dan sampai ketemu di video berikutnya. Saya Gobind Bashef. Salam bahagia.