In this Indonesian self‑care video, Gobind Vashdev (referred to as Gobit Fazdef) explains that a blocked nose often results from hyperventilation caused by stress, laughter, or crying, which leads to excess oxygen in the lungs. He demonstrates a simple breathing exercise to restore nasal airflow: breathe normally, fully exhale, then pinch the nostrils and hold the breath until the urge to inhale arises, shake the head to increase the urge, release the pinch, and repeat. The cycle is performed for 30 seconds to a minute, repeated three to five times. The presenter links the technique to the broader “Butaeko” self‑care workshop, inviting viewers to follow the Butaeko Instagram page or attend local workshops for deeper practice. The tone is conversational and instructional, encouraging viewers to try the method and share feedback.
Chapters
Hai, masih bersama saya Gobit Fazdef dalam
Semedi, Seni Merawat Diri.
Kali ini saya akan berbagi tentang...
bagaimana cara melancarkan hidung yang tersumbat atau hidung yang buntung kita tahu hidung tersumbat itu seringkali diakibatkan hyperventilation atau dalam bahasa indonesianya nafas berlebih dan nafas berlebih ini seringkali diakibatkan oleh stress seperti tertawa yang terbahak-bahak atau menangis yang terseduh-seduh dan itu mengakibatkan paru-paru kita terlalu banyak oksigen. Dan Anda tahu bahwa mekanisme tubuh untuk menghentikan oksigen yang terlalu banyak di paru-paru
kita adalah membuat nafas kita menjadi tersumbat.
Dan tips ini adalah bagaimana cara kita untuk membuat hidung kita kembali lancar. Begini tipsnya, Anda pertama kali bernafas dengan normal. Setelah itu, lepaskan nafas Anda. Tapi bukan dihabiskan nafas normal. Tapi ketika Anda mengembuskan nafas, habis. Ketika Anda mau menarik nafas, Anda pencet hidung Anda. Tutup.
Sampai kapan? Sampai Anda merasa ada keinginan untuk tarik nafas. Ketika ada keinginan untuk tarik nafas, tahan
sebentar dulu, kemudian geleng-gelengkan kepala Anda seperti ini.
Ketika Anda menggelengkan kepala, tentu tekanan untuk ingin menarik nafas semakin besar. Setelah itu, Anda lepaskan.
Nafas dengan normal. Tidak nafas yang... ...begitu.
Atau ditarik dalam, tapi nafas normal. Usahakan senormal mungkin. Setelah 30 detik atau
1 menit, lakukan. Ulangi lagi. Hal yang sama. Yaitu tutup
hidung Anda. Kemudian tahan sampai ada keinginan untuk menarik nafas. Geleng-geleng kepala Anda. Dan kemudian
lepaskan. Lakukan 3, 4, bahkan 5 kali. Setelah itu, Anda
bisa rasakan bahwa nafas Anda
menjadi lebih long. Itu adalah satu dari banyak teknik yang saya bagikan di Workshop Butaeko. Untuk mengetahui lebih dalam tentang Butaeko, Anda bisa cek di IG Butaeko Indonesia atau Anda mengikuti Workshop Butaeko di kota Anda.
Selamat mencoba! Dan setelah mencoba, jangan lupa Anda
tulis hasilnya di kolom komentar di bawah ini. Saya, Gopi Plasdem, salam bahagia.