Ternyata Ini Penyebab Ketindihan

Sleep paralysis happens when your brain generates vivid dreams while your body can't move. Lying on your back, your tongue falls back and breathing gets shallow, so your brain dreams of being pressed down or suffocating. External sounds like a phone ringing get woven into the nightmare.
Chapters
gelap, dingin, lembab, dan dibawah tanah. Cukup mengerikan bagi banyak orang. Dan ini mirip seperti kita berada di alam mimpi. Dan kali ini saya gak akan bercerita tentang tempat ini apa dan dimana, tapi saya akan bercerita tentang mimpi itu sendiri. Dan setiap hari saya itu mimpi, apalagi itu kemudian saya memunculkan sebuah teoris yang mungkin banyak orang tidak sadar, banyak yang mimpi gak bisa nafas kemudian dia bangun dengan gak bisa nafas, atau seperti tertekan disini dan kemudian mengatakan bahwa saya arap-arap atau saya ketinggian orang Jawa bilang, tapi sebenarnya bukan karena Anda mimpi gak bisa nafas kemudian Anda benar-benar gak bisa nafas, tapi yang terjadi adalah sebaliknya karena posisi tertentu dalam tubuh tidur Anda itu Anda gak bisa nafas maka otak kita memunculkan sebuah cerita yang seolah-olah Anda dicekit. Ketika Anda tidur telentang, mulut Anda terbuka, lidah Anda jatuh ke belakang, dan otak Anda kekurangan oksigen, Anda pun kesulitan nafas, Anda gak bisa bergerak. Di kedokteran disebut sleep paralysis. Nah, otak kita memunculkan ada seolah-olah ada sebuah benda atau satu buah makhluk yang meninding kita, dan kemudian memunculkan cerita itu, dan kemudian Anda merasa gak bisa bergerak. Jadi, ketika Anda mimpi sesuatu, sebenarnya bisa jadi karena posisi tubuh Anda yang salah, atau postur Anda yang tidak benar, sehingga Anda merasakan tertindih atau hal-hal yang sejenisnya. Atau Anda mungkin pernah bahwa handphone Anda bunyi, dan kemudian Anda mimpi soal ada seseorang menelpon, dan kemudian Anda bangun, handphone Anda bunyi. Yang terjadi adalah bahwa handphone Anda bunyi, baru kemudian otak Anda menciptakan sebuah pikiran atau apapun yang Anda memunculkan seolah-olah ada yang nelpon dan handphone Anda bunyi. Ngerti ya? Jadi yang terjadi adalah sebaliknya. Kurang lebih seperti itulah mimpi-mimpi kita. Jadi, mengertikannya harus kebalikan. Jadi, posisi tubuh kita yang salah, nafas kita yang salah, atau ada sesuatu yang terjadi di luar diri kita seperti handphone itu yang bunyi. Baru kemudian otak kita menciptakan rekayasa entah bagaimana dan sehingga seolah-olah mimpi kita itu menyebabkan itu, padahal bukan, yang terjadi adalah sebaliknya. Kurang lebih begini. Ini Viti agak aneh sih bagi saya, menjelaskannya susah, apalagi tempat yang seperti ini. Tapi semoga Anda mengerti, oke? Salam bagi adik saya. Kopi. Terima kasih. Gak ngeri kok. Karena banyak orang. Coba kalau sendirian, pasti ngeri.











