Gobind Vashdev explains why breathing through your nose during fasting reduces thirst by 43% and boosts oxygen intake by 20%. Nasal breathing triggers vasopressin to retain water, balances your nervous system, and works better when you slow your breath and use your diaphragm.
Chapters
Ini mungkin tips terbaik agar puasa menjadi lebih lancar. Namun tips ini terlalu sederhana. Maka begitu banyak orang yang mengabaikan, bahkan meremehkannya. Tips itu adalah selalu bernafas dengan hidung. Tutup mulut anda selalu bernafas dengan hidung. Ada 4 keuntungan. Yang pertama adalah anda akan menghemat 43% uap air yang keluar dari mulut. sehingga kita tidak gampang haus. Yang kedua adalah bahwa ketika kita bernafas dengan hidung maka otak kita akan mengeluarkan satu zat namanya Vasopressin yang fungsinya adalah menahan air di dalam tubuh anda sehingga anda tidak gampang dehidrasi. Yang ketiga, hidung kita ini mempunyai jaringan Erectile yang setiap 4 sampai 8 jam Dia bergantian mempelongkan dan membentukan salah satunya. Dan ini membuat sistem saraf kita menjadi lebih seimbang. Dan kita nggak gampang emosi. Dan yang keempat, yang paling penting, ketika kita menutup mulut dan bernafas dengan hidung, maka intake oksigen di dalam tubuh kita naik sampai 20%. Dan ini akan membuat energi kita oke, tetap baik. Sehingga kita berpuasa dan bekerja dengan lebih baik. Keuntungan-keuntungannya. Dan bila Anda ingin meningkatkan kemampuannya atau keuntungan itu, Anda bisa melambatkan nafas, meringankan nafas, menggunakan nafas dengan diafragma. Itu akan membuat boost energi Anda dan kemampuan-kemampuan yang lain yang tadi saya sebutkan, itu jauh lebih tinggi. Salam nafas hidung dari saya, Gobind Fazdef.