Tonton Video ini Jika Anda Tidak Percaya Teori Evolusi

Gobind Vashdev shows how humans have lost wisdom teeth in just 300 years due to soft, processed diets that require less chewing. This jaw underdevelopment cascades into obesity, mouth-breathing, and facial problems, especially in children, making it the fastest evolutionary change ever recorded.
Nah, kalau Anda tidak percaya dengan teori
evolusi, Anda wajib untuk nonton video ini hingga tuntas. Biasanya, evolusi itu terjadi ribuan tahun, ratusan ribu, bahkan jutaan tahun. Dan karena itulah manusia akhirnya susah untuk mengetahui bahwa evolusi itu benar-benar terjadi. Tapi ada satu evolusi yang terjadi hanya dalam 300 tahun. Dan itu bukan di makhluk lain, tapi
di manusia itu sendiri.
Apa itu? Bahwa dalam 300 tahun, manusia kehilangan gigi bungsunya. Maksudnya bahwa 300 tahun lalu sampai jutaan tahun lalu semua fosil yang dilihat itu semuanya mempunyai gigi bungsu dan giginya rapi kalau kita lihat kakek kita nenek kita itu giginya rapi. Tapi apa yang terjadi sekarang anak-anak kita giginya bertumpuk bahkan dari 5.000 500 mamalia yang diteliti bahwa hanya satu-satunya makhluk yang giginya bertumpuk hanya manusia. Dan yang menarik adalah gigi bungsunya bukan hanya tidak nongol, tapi hilang. Dan ini tercepat sepanjang sejarah kehidupan. Kenapa itu bisa terjadi? Karena kita tidak mengunya. Jaman dahulu, kakek nenek kita itu makanannya keras. Bahkan kalau manusia sebelum menemukan api, itu kita menghabiskan 8-10 jam hanya untuk makan saja. Nah, sekarang makannya itu gampang diproses. Mi instan, bubur roti, sosis. Sehingga kita ngunyanya cuma 3-4 kecapan dan kemudian setelah itu telang. Artinya apa? Makannya ngunyanya sedikit, tapi
kemudian Kalorinya jadi banyak karena sebentar udah telan, sebentar telan. Dan itu menyebabkan salah satunya masalah obesitas dan masalah-masalah kesehatan lainnya.
Kita
perlu ingat bahwa otak yang paling kuat di tubuh kita, bukan di dada, bukan di kaki, tapi di rahang ini. Dan kita tidak melatihnya. Sehingga muncullah masalah-masalah seperti mouth breathing, struktur wajah yang tidak oke. Kemudian anak-anak sekarang punya masalah pernafasan karena rahangnya tidak ter-develop. dan banyak hal lagi. Anda bisa membaca detailnya di sebuah buku yang ditulis sangat bagus oleh dua dokter dari Stanford judulnya The Story of Hidden Epidemic. Lalu bagaimana caranya membuat rahang ini kuat terutama bagi anak-anak kita supaya rahangnya bisa terbentuk kembali dan bernafas lebih baik? nanti video selanjutnya saya akan bahas dan saya akan memberikan caranya dan ini adalah menurut saya cara yang sangat bagus sekali untuk kita dan sabar dulu oke di video selanjutnya salam bahagia dari saya Gobind Vasudev











